Kobaran Api di Sumur Minyak Ilegal Hindoli Kembali Mengamuk, Kendaraan Ludes Terbakar
Kobaran Api di Sumur Minyak Ilegal Hindoli-Foto:dokumen palpos-
SEKAYU, PALPOS.CO - Kebakaran hebat kembali melanda lokasi sumur minyak ilegal di kawasan perkebunan Hindoli, wilayah Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah video beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman itu, tampak kobaran api besar menjulang tinggi dan melahap area sekitar sumur minyak. Beberapa kendaraan yang berada di lokasi diduga ikut hangus terbakar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai waktu pasti kejadian. Namun, insiden tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu dini hari atau Kamis malam, 1 April 2026.
BACA JUGA:Aksi Berani Perampok Bersenjata di Sekayu! Indomaret Disatroni Jelang Tutup, Rp19 Juta Raib
BACA JUGA:Polres Muba Tangkap Pengedar Sabu di Lawang Wetan, Belasan Paket Siap Edar Disita
Belum diketahui apakah terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Pihak berwenang juga masih belum memberikan informasi terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan.
Kebakaran di lokasi sumur minyak ilegal di kawasan Hindoli bukan kali pertama terjadi.
Insiden serupa telah berulang dan menimbulkan kekhawatiran serius, baik dari sisi keselamatan masyarakat maupun dampak lingkungan.
Maraknya aktivitas pengeboran minyak ilegal di wilayah tersebut diduga menjadi faktor utama tingginya risiko kebakaran.
BACA JUGA:Instruksi Cepat ke Dinas dan Camat, Penyelesaian Masalah Diupayakan Tanpa Mengganggu Proses Belajar
BACA JUGA:Bupati Muba Tegas Tolak Pungli: ASN Diminta Ikhlas Melayani, Fokus Wujudkan Pembangunan Nyata
Selain tidak memenuhi standar keselamatan, praktik ini juga berpotensi memicu ledakan serta kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas ilegal tersebut, guna mencegah kejadian serupa terus berulang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




