Tongkang Batu Bara Kembali Hantam Struktur Jembatan Lalan
Tampak Tongkang Batubara menabrak tiang soring jembatan. -Foto:Dokumen Palpos-
SEKAYU, PALPOS.CO — Insiden kembali terjadi di kawasan Jembatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, kamis (13/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.di desa Sukajdi P6 Kecamatan Lalan Muba.
Sebuah kapal tongkang bermuatan batu bara menabrak tiang shoring Jembatan Lalan akibat arus sungai yang deras.
Informasi yang dihimpun dilapangan Pada pukul 09.54 WIB Marina 2241 connect assist di BG.PS8703, dan pada pukul 09.58 WIB Pandu JKA On Board di kapal, Pada saat itu kapal turun menuju jembatan saat itu kapten kapal mengikuti arahan dari pandu, berhubungan saat itu kondisi arus turun deras dan kencang, sehingga posisi tongkang susah dikendalikan, dan pada saat tongkang yg bermuatan batu bara mendekati jembatan JKA tongkang masih belum bisa dikendalikan sehingga tongkang menabrak tiang soring sebelah kiri turun jembatan JKA.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin, Yus Farizal, membenarkan kejadian tersebut.
BACA JUGA:Muba Jadi Titik Awal Penataan Besar Sumur Minyak Rakyat
BACA JUGA:15 Mei Deadline, Pemkab Muba-PLN Kebut Migrasi 56 Ribu Pelanggan MEP
Menurutnya, kapal tongkang yang terlibat dalam insiden itu yakni Tongkang Pacific Star 8703 yang ditarik Tugboat Marina 2241. Tongkang tersebut diketahui mengangkut batu bara milik PT Gorby.
“Kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Tongkang menabrak tiang shoring Jembatan Lalan.
Informasi sementara akibat arus sungai yang deras sehingga tongkang tidak bisa lagi dikendalikan,” ujar Yus Farizal.
Peristiwa ini menambah daftar insiden di Jembatan Lalan yang sebelumnya juga mengalami kerusakan parah akibat ditabrak kapal tongkang beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Ajak ASN Tetap Solid dan Semangat Tingkatkan Kinerja
BACA JUGA:Pemkab Muba Kaji Pelepasan HGU PT Hindoli
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perhubungan menegaskan akan segera memanggil seluruh pihak terkait guna meminta pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.
“Scepatnyo pihak-pihak terkait akan kita panggil untuk pertanggungjawaban dan pemulihan ke kondisi awal,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





