Pindang Tulang Iga Kian Digemari, Kuliner Tradisional yang Naik Kelas
Pindang tulang iga kini makin digemari pecinta kuliner nusantara. Perpaduan kuah gurih, asam, dan pedas dengan rempah khas membuat hidangan tradisional ini naik kelas dan jadi favorit di berbagai daerah.-Foto:Istimewa-
PALPOS.CO - Kuliner tradisional Indonesia kembali menunjukkan daya tariknya di tengah berkembangnya tren makanan modern.
Salah satu hidangan yang kini semakin banyak diburu pecinta kuliner adalah pindang tulang iga.
Menu berkuah khas dengan perpaduan rasa gurih, asam, dan pedas ini mulai naik daun di berbagai daerah, terutama di Sumatera Selatan dan sejumlah kota besar lainnya.
Pindang tulang iga dikenal sebagai sajian yang menggunakan tulang iga sapi dengan sedikit daging yang masih menempel, lalu dimasak dalam kuah pindang berbumbu rempah.
BACA JUGA:Soto Ayam, Kuliner Nusantara yang Tetap Digemari dari Generasi ke Generasi
BACA JUGA:Gurih dan Renyah, Begini Cara Membuat Kue Bawang Homemade untuk Isi Toples Lebaran
Hidangan ini memiliki cita rasa kuat karena memadukan bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lengkuas, serai, hingga asam jawa atau nanas sebagai pemberi rasa segar.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak rumah makan tradisional mulai menghadirkan pindang tulang iga sebagai menu andalan.
Bahkan, sejumlah restoran modern turut mengadaptasi sajian ini dengan tampilan yang lebih elegan tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.
Menurut pengamat kuliner lokal, meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan tradisional dipengaruhi oleh tren kembali ke masakan nusantara.
BACA JUGA:Roti Kukus Isi Srikaya Homemade: Lembut Mengembang Tanpa Mixer Begini Cara Membuatnya!
BACA JUGA:Bakwan Jagung Krispy Gurih dan Renyah Seharian, Begini Cara Buatnya!
Masyarakat dinilai mulai mencari makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan cerita sejarah.
“Pindang tulang iga itu punya karakter rasa yang kuat dan unik. Kuahnya segar, gurih, sekaligus pedas. Ini yang membuat banyak orang ketagihan,” ujar seorang pegiat kuliner di Palembang, Minggu (18/5/2026).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




