Diduga Korsleting Listrik, 2 Rumah Ludes Dilalap si Jago Merah
KEBAKARAN : Dua rumah warga di Dusun Lebak Budi Kampung 5, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim, ludes dilalap si jago merah.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Dua rumah warga di Dusun Lebak Budi Kampung 5, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten MUARA ENIM, ludes dilalap si jago merah, Minggu dini hari 14 Juni 2026.
Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik.
Dari informasi dihimpun, dua rumah yang terbakar diketahui milik Ari (35), seorang wiraswasta, dan Purniawan (50), seorang petani.
Akibat peristiwa tersebut, kedua rumah mengalami kerusakan berat setelah api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.
BACA JUGA:Rumah Dinas Mantan Kadisdikbud Ikut Digeledah KPK Tiga Saksi Diperiksa di Polres Muara Enim
BACA JUGA:11 Jam Meraton Geledah 4 Lokasi KPK Bawa Koper dan Kardus Berisi Dokumen
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim Arman Sarijaya melalui Kabid Pemadam Eddy Rakhmadi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 03.30 WIB dari petugas Damkar Kecamatan Tanjung Agung.
"Berdasarkan informasi awal dari warga sekitar, api diduga berasal dari korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Eddy.
Lanjut Eddy, mendapat laporan kebakaran, petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim langsung bergerak menuju lokasi.
"Personel berangkat sekitar pukul 03.45 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 04.30 WIB untuk melakukan pemadaman serta pendinginan," katanya.
BACA JUGA:Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika
BACA JUGA:1,5 Tahun Menjabat, Wabup Tak Pernah Dilibatkan Perencanaan dan Pembahasan Anggaran
Eddy menerangkan, dalam penanganan kebakaran tersebut, satu unit armada Damkar Muara Enim diterjunkan ke lokasi.
"Selain itu, petugas juga mendapat bantuan dari satu unit mobil suplai BPBD, satu unit Damkar Kecamatan Tanjung Agung, satu unit armada PT Bukit Asam, Babinsa, perangkat desa, dan warga setempat," terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





