Bidik KLA Utama, Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak
PELATIHAN : DPPA menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) Tahun 2026 yang diikuti 100 peserta dari berbagai unsur pemangku kepentingan.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MUARA ENIM terus memantapkan langkah untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Utama.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) Tahun 2026 yang diikuti 100 peserta dari berbagai unsur pemangku kepentingan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14-16 Juli 2026 di Hotel Griya Sintesa Muara Enim tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Juli Jumatan Nuri SE.
Dalam sambutannya, Juli Jumatan Nuri mengatakan pelatihan tersebut bukan sekadar memenuhi salah satu indikator penilaian Kabupaten Layak Anak, melainkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan perspektif hak anak pada setiap kebijakan dan program pembangunan.
BACA JUGA:Tambang Ilegal di Muara Enim Digerebek, 4 Ekskavator dan 5 Truk Disita, 11 Pelaku Diamankan
BACA JUGA:Diduga Ada Ketimpangan Ketidaksesuaian Nilai Ganti Rugi Proyek Flyover Ujan Mas Baru
"Melalui pelatihan ini diharapkan setiap kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak sehingga senantiasa mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Juli.
Juli menjelaskan, anak merupakan amanah sekaligus aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia.
Karena itu, setiap anak berhak memperoleh perlindungan, kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal, serta pemenuhan hak tanpa diskriminasi.
Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
BACA JUGA:Hari Pertama Sekolah, Sambut Murid dengan 5S
BACA JUGA:Food Security, SPPG Polres Muara Enim Salurkan 1.214 Porsi MBG
Investasi terbaik saat ini adalah memastikan seluruh anak, termasuk di Kabupaten Muara Enim, memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, dan berpartisipasi secara optimal dalam pembangunan.
Juli mengungkapkan, komitmen Pemkab Muara Enim terhadap perlindungan anak telah membuahkan hasil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



