Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Perkuat Perlindungan Anak, DPPPA Latih 89 Aktivis PATBM

Perkuat Perlindungan Anak, DPPPA Latih 89 Aktivis PATBM

PELATIHAN : DPPPA Muara Enim menggelar Pelatihan Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai upaya memperkuat perlindungan anak hingga tingkat desa.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar Pelatihan Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai upaya memperkuat Perlindungan Anak hingga tingkat desa dan kelurahan, di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Jumat 17 Juli 2026.

Pelatihan dibuka oleh Plt Bupati Muara Enim yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H Ulil Amri serta diikuti sebanyak 89 peserta yang terdiri dari sekretaris desa dan lurah selaku aktivis PATBM.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juli 2026, menghadirkan narasumber Kasi Perlindungan Khusus Anak DPPPA Provinsi Sumatera Selatan Bariyanti Arthini, S.E., M.Si. serta Direktur Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak Lampung Toni Fisher.

Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H Husin Aswadi SE MM, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak anak, berbagai bentuk kekerasan terhadap anak beserta dampaknya, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus.

BACA JUGA:Curi Mobil dan Emas, Pelaku Dibekuk di Palembang

BACA JUGA:Penuhi Kebutuhan Masyarakat Muara Harapan

"Melalui pelatihan ini peserta diharapkan memiliki kemampuan mengidentifikasi, melaporkan, serta mendampingi kasus kekerasan maupun penelantaran anak," ujar Husin.

Husin mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah membangun jejaring dan kemitraan antara tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, Karang Taruna, RT/RW, hingga lembaga terkait agar perlindungan anak dapat dilakukan secara terpadu.

"Selain itu, masyarakat didorong untuk aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak serta memperkuat mekanisme PATBM di tingkat desa sebagai garda terdepan perlindungan anak," katanya.

Husin menambahkan, pelatihan PATBM merupakan bagian dari rangkaian program DPPPA dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA:Tingkatkan Kompetensi Pendidik, 75 Kepala PAUD Ikuti ToT

BACA JUGA:Dukung Sumsel Zero Konflik, Perkuat Peran FKDM

Sepanjang tahun 2026, DPPPA telah melaksanakan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kecamatan Semende Darat Tengah, Rambang, Lubai, dan Lubai Ulu.

Tak hanya itu, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Agung dan Gelumbang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: