Pit 2 Banko PTBA Alami Kebakaran Hebat, 6 Damkar dan 8 Water Truck Diterjunkan
KEBAKARAN : Areal eks Workshop BKPL di Pit 2 Banko PT Bukit Asam Tbk, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim alami kebakaran hebat.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Kebakaran hebat melanda areal eks Workshop BKPL di Pit 2 Banko PT Bukit Asam Tbk, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sabtu 8 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan delapan unit water truck untuk mempercepat proses pemadaman.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, mengatakan kebakaran terjadi di area yang saat ini menjadi workshop PT BAK.
Api membakar semak belukar serta sejumlah ban bekas yang sudah tidak terpakai di areal eks Workshop BKPL.
BACA JUGA:Tagih Utang Koperasi Berujung Maut Pria 21 Tahun Tusuk Korban hingga Tewas
BACA JUGA:Karhutla Melanda 10 Hektare Lahan Pemadaman Terkendala Akses dan Sumber Air
"Api diketahui sudah membesar dari arah semak-semak yang banyak terdapat ban bekas yang sudah tidak terpakai.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar AKP RTM Situmorang, Minggu 9 Agustus 2026.
Sekitar 15 menit setelah laporan diterima, petugas Damkar dari PT Bukit Asam, PT SBS, PT PPA dan PT PIM kemudian bergerak ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api.
"Sebanyak enam unit mobil Damkar dikerahkan dalam penanganan tersebut. Selain itu, delapan unit water truck dengan kapasitas masing-masing 18.000 liter turut diperbantukan untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan di lokasi," jelas Kais Humas.
BACA JUGA:Musim Kemarau, Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare
Tidak hanya mengandalkan armada pemadam, PT Bukit Asam juga melakukan langkah antisipasi agar api tidak meluas ke area lainnya.
"Petugas membuat tanggul di sekeliling areal yang terbakar dengan menggunakan dua unit alat berat excavator," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



