Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Luas Lahan Terbakar Capai 423 Hektare

Luas Lahan Terbakar Capai 423 Hektare

FOTO : H Abdurrozieq Putra-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten MUARA ENIM terus menjadi perhatian serius.

Hingga 1 September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim mencatat sebanyak 109 kejadian karhutla dengan total luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 423 hektare.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim H Abdurrozieq Putra, mengatakan berdasarkan pemantauan terbaru, pada hari ini masih terdeteksi sebanyak 33 hotspot di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 hotspot berada di lahan mineral, sementara 12 hotspot lainnya terdeteksi di kawasan lahan gambut.

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Pepaya California

BACA JUGA:Gagalkan Peredaran Ekstasi, Dua Pelaku Diamankan

"Jumlah kejadian dari Januari sampai 1 September 2026 ini ada 109 kejadian karhutla. Untuk luasan lahan yang terbakar dari Januari sampai saat ini lebih kurang 423 hektare," ujar Rozieq, Selasa 1 September 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi.

Saat ini, BPBD masih memfokuskan penanganan di dua kecamatan, yakni Gelumbang dan Sungai Rotan.

Kedua wilayah tersebut dikategorikan sebagai zona merah karena memiliki kawasan lahan gambut yang rawan terbakar.

BACA JUGA:Curi Motor Orang Tua Angkat Demi Kekasih

BACA JUGA:Pamatwil Bersama Polsek Rambang Cek 13 Desa serta Wilayah Perkebunan

"Di dua kecamatan itu kita dirikan posko lapangan. Personel ada 10 di Posko Gelumbang dan 10 di Sungai Rotan," jelasnya.

Selain personel, BPBD juga menyiagakan sejumlah peralatan pendukung di masing-masing posko.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: