Rekrutmen Pertamina Tak Dipungut Biaya, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
PHR Zona 4 menyelenggarakan proses rekrutmen secara terbuka, objektif, profesional, serta tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun sebagai komitmen pengelolaan ketenagakerjaan yang transparan.-Foto:Dokumen Palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Sebagai komitmen pengelolaan ketenagakerjaan yang transparan, seluruh perusahaan di grup Pertamina, termasuk field-field Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 di Kota PRABUMULIH dan sekitarnya, menyelenggarakan proses rekrutmen secara terbuka, objektif, profesional, serta tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun.
Rekrutmen di field-field PHR Zona 4 yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1, terdiri dari beberapa jalur.
Rekrutmen pegawai tetap dilaksanakan terpusat melalui situs recruitment.pertamina.com. Proses rekrutmen pegawai tetap dikelola oleh fungsi Human Capital PT Pertamina (Persero). Pertamina grup juga ikut serta dalam Rekrutmen Bersama BUMN (RBB).
Selain itu, ada rekrutmen tenaga kerja yang dibutuhkan Perusahaan Pelaksana Pekerjaan (mitra kerja).
Proses rekrutmen serta tata kelola kepegawaian dilakukan dengan tanggung jawab sepenuhnya berada pada perusahaan mitra kerja.
"Pertamina membuka kesempatan bagi talenta-talenta terbaik bangsa melalui rekrutmen terbuka, transparan, dan profesional.
Seluruh rekrutmen dilaksanakan tanpa pungutan biaya apa pun," ucap Manager Human Capital (HC) PHR Zona 4 Febry Sudyatmo.
Febry mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran lowongan kerja di Pertamina dari sumber-sumber yang tidak resmi dan sesuai ketentuan hukum. Terlebih lagi bila ada pungutan biaya.
BACA JUGA:Pemkot dan TP PKK Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lorong Lematang
BACA JUGA:Hari Jadi Polwan Ke-78, AKBP Gunarto: Polwan Harus Tetap Tegas Dalam Menjalankan Tugas
Ia menyampaikan seluruh rekrutmen yang dilakukan di grup Pertamina dilakukan melalui kanal-kanal resmi perusahaan, seperti situs recruitment. pertamina.com, media sosial perusahaan, serta wadah-wadah publikasi resmi dari perusahaan mitra kerja.
"Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada perusahaan apabila menemukan informasi rekrutmen yang mencurigakan dan mengatasnamakan Pertamina.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



