Bulog Salurkan 4.819 Ton Beras SPHP hingga September 2026
Kepala Bulog OKU Junirman.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menyalurkan sebanyak 4.819 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga September 2026.
"Selama Januari 2026 hingga saat ini tercatat sebanyak 4.819 ton beras SPHP yang sudah kami salurkan di OKU Raya meliputi tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan," kata Kepala Bulog OKU, Junirman saat dihubungi Minggu (27/9).
Dia mengatakan, jumlah tersebut melampaui target distribusi beras SPHP untuk Bulog Kantor Cabang (Kancab) OKU yang melayani tiga kabupaten itu yang hanya berjumlah sebanyak 4.533 ton.
Junirman menjelaskan, beras SPHP disalurkan ke sejumlah pedagang pengecer hingga outlet-outlet pangan binaan pemerintah daerah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di OKU Raya.
BACA JUGA:Bulog Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan di OKU Raya
BACA JUGA:Petani Mesum di OKU Diduga Perkosa Bocah Berusia 14 Tahun
Distribusi beras SPHP tersebut juga digulirkan dengan cara bersinergi dengan pemda serta TNI, dan Polri melalui program GPM di tiga kabupaten tersebut.
"Pengawasan terhadap beras SPHP yang telah disalurkan oleh Bulog ini juga terus dilakukan untuk dapat menstabilkan harga beras di pasaran," tegasnya.
Menurutnya, beras SPHP saat ini sudah bisa didapat oleh masyarakat dengan mudah di pengecer pasar rakyat, pengecer di luar pasar, atau outlet pangan binaan pemda dengan harga terjangkau.
Termasuk mudah didapat dalam gerakan pangan murah yang saat ini sedang digencarkan pihaknya melalui jajaran Polres di tiga kabupaten tersebut.
BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Polres OKU Siap Gelar Operasi Sikat Musi 2026
BACA JUGA:DPRD OKU Sahkan APBD Perubahan 2026 Sebesar Rp1,62 Triliun
"Di GPM harga beras SPHP hanya dijual Rp60 ribu/5 kilogram. Terkait stok beras saat ini kami memiliki persediaan sekitar 9.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di OKU Raya hingga akhir tahun nanti," tegasnya. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




