Iklan Astra Motor

Rumah dan Warnet di Prabumulih Ludes Terbakar, Uang Tunai dan Motor Ikut Hangus

Rumah dan Warnet di Prabumulih Ludes Terbakar, Uang Tunai dan Motor Ikut Hangus

Rumah dan Warnet di Prabumulih Ludes Terbakar, Uang Tunai dan Motor Ikut Hangus-Foto:Dokumen Palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Warga kawasan Kaca Piring, tepatnya di Jalan Bukit Lebar RT 02 RW 02, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mendadak gempar pada Jumat pagi (16/10/2026). 

Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha toko manisan dan warung internet (warnet) milik Ilyas (70), ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.45 WIB itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk mengetahui sumber kepulan asap dan kobaran api. 

Api dengan cepat membesar hingga melahap bangunan beserta sejumlah barang berharga yang berada di dalamnya.

BACA JUGA:BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

BACA JUGA:Teddy Minta Guru di OKU Jauhi Pinjol dan Judol

Akibat peristiwa tersebut, seorang warga bernama Ida Elisa (49) mengalami luka bakar ringan pada bagian kening dan tangan kanan.

Informasi dihimpun juga menyebutkan, sepeda motor, uang tunai senilai puluhan juta, serta sejumlah perhiasan emas milik korban turut hangus terbakar.

Kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta. Namun, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun Palpos.co menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Haidir (50), ketua RT setempat yang rumahnya berada tepat di belakang rumah korban.

BACA JUGA:Kecelakaan Dua Kereta Api di Stasiun Talang Baru OKU, Lokomotif Terguling dan Awak Terluka

BACA JUGA:Polres OKU Ringkus 4 Pemuda Pelaku Pengeroyokan Anak di Bawah Umur di SPBU Bakung

Pagi itu, Haidir awalnya mencium bau benda terbakar dari sekitar rumahnya. Merasa curiga, ia kemudian keluar untuk memeriksa sumber bau tersebut.

Betapa terkejutnya Haidir saat melihat kobaran api sudah membesar dari rumah Ilyas, yang akrab disapa Mang Liyas. Menyadari situasi berbahaya, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait