PALEMBANG, PALPOS.ID - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan konferensi pers guna mengumumkan produk-produk kosmetik yang tidak layak pakai.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BBPOM, tepatnya di Jalan Pangeran Ratu, SU I, Jakabaring, Kamis (04/08). Kepala BBPOM Ahmad Zulkifly, Apt, menjelaskan jika aksi penertiban kosmetik ilegal tersebut merupakan kegiatan rutin Badan POM yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Saat penertiban, pihaknya serta jajaran terkait lainnya berhasil menyita ribuan produk yang tidak memiliki ketentuan (TMK). “Ini kegiatan rutin Badan POM yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia ya g bertujuan untuk memberitahukan atau menunjukkan kepada masyarakat dari penggunaan kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya saat melakukan konferensi pers pada, Kamis (04/8). Zul mengungkapkan, bahwa produk-produk tersebut selain mengandung zat berbahaya, ada juga yang tidak memiliki izin resmi dan juga ada yang kedaluwarsa. “Ini ada 3 jenis ya, pertama kosmetik yang mengandung zat berbahaya, kedua tidak memiliki izin edar, lalu yang terakhir produknya baik digunakan tetapi sudah kedaluwarsa,” ungkapnya. Lebih lanjut Zul membeberkan, pelaksanaan penertiban Pasar dari kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya tersebut dilakukan di minggu ke III dan IV bulan Juli 2022 lalu. Dalam hal ini, Badan POM bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Dinas Perdagangan Kota Palembang, Polresta Kota Palembang, dan Polisi Pamong Praja Kota Palembang. “Kita melakukan penertiban ini di beberapa daerah di Sumsel, yakni di Kota Palembang ada 21 tempat, Kabupaten OKU ada 2 tempat, Kabupaten Muara Enim ada 1 tempat, dan Kabupaten Muba ada 1 tempat. Jadi jumlah semuanya ada 25 tempat baik yang kedaluwarsa ataupun tidak memiliki izin edar,” bebernya. Selanjutnya, ada 237 item atau jenis temuan kosmetik yang disita oleh Badan POM saat penertiban. “Nah untuk produk yang tanpa izin edar ada sebanyak 204 item, diantaranya cream whitening, hand body, pensil alis, kutek, parfum dan beberapa jenis produk lainnya. Lalu yang mengandung zat berbahaya seperti merkuri, diantaranya krim merk natural 99, krim merk rose, krim pemutih merk SP special, krim merk collagen, krim merk temu lawak, dan beberapa jenis produk lainnya. Yang terakhir kedaluwarsa, diantaranya Facial wash, whitening cream, shampoo, sabun mandi, brightening cream. Jadi jumlah keseluruhan jika dihitung ada 7.536 pcs dari 237 jenis item produk,” lanjutnya. Selain itu, Zul menuturkan jika nantinya akan kembali meminta pengakuan pedagang yang produknya sudah diamankan tersebut dari mana saja mendapatkannya. “Untuk pedagang belum ada yang ditahan ya, tapi nanti akan kami selidiki lagi lebih lanjut dari mana mereka mendapatkannya. Dan juga produk yang sudah disita ini akan kami musnahkan,” tambahnya. Zul mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Palembang agar lebih bijak lagi dalam membeli produk kosmetik ataupun produk lainnya. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti lagi saat membeli produk, harus ingat cek klik. Yakni cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa,” tukasnya. (*)Penertiban Pasar Serentak di Seluruh Wilayah, BBPOM Sumsel Sita Ribuan Produk Kosmetik
Jumat 05-08-2022,08:12 WIB
Reporter : Adetia
Editor : Bambang
Kategori :
Terkait
Senin 07-04-2025,21:34 WIB
Tito Karnavian Puji Wali Kota Ratu Dewa: Kambang Iwak Kini Lebih Cantik dan Aman untuk Warga
Kamis 13-03-2025,19:00 WIB
Palembang Bakal Terapkan Ganjil-Genap, Dimulai dari Jalan Ini...
Selasa 24-09-2024,17:09 WIB
Kejari Muba, Kembali Sita 1 Unit Bangunan Bedeng Milik Richard di Bandung
Jumat 09-08-2024,08:04 WIB
Pilgub Sumsel 2024: Pasangan HDCU Gelar Lomba Gaple Hadiah Sepeda Motor Listrik
Kamis 13-06-2024,21:21 WIB
Resmi Dimulai, 32 Club Rebutkan Piala Herman Deru di Stadion Bumi Urang Diri
Terpopuler
Selasa 22-04-2025,14:19 WIB
Pemekaran Wilayah NTT: Aspirasi Pembentukan Kabupaten Adonara Mimpi Lama Masyarakat Setempat
Selasa 22-04-2025,13:51 WIB
Palembang Siap Sambut Presiden! Ratu Dewa : Tunjukkan Palembang Kota Aman dan Ramah
Selasa 22-04-2025,16:00 WIB
Aspirasi Pemekaran Wilayah NTT: Semangat Pembentukan Calon Kabupaten Alor Timur Makin Membara
Selasa 22-04-2025,15:01 WIB
Peringatan Hari Bumi: Sumatera Menolak Punah Akibat Ekspansi Energi Kotor
Selasa 22-04-2025,11:51 WIB
Pelatih Muda 32 Tahun Antar Uzbekistan U-17 Jadi Juara Asia, Ini Rahasianya!
Terkini
Selasa 22-04-2025,22:00 WIB
China Lirik Kerja Sama Penanggulangan Banjir Optimalkan Sungai Musi Sebagai Destinasi Wisata
Selasa 22-04-2025,21:56 WIB
Komisi V Setuju Tes Potensi Akademik Jalur Prestasi, Tapi dengan Syarat
Selasa 22-04-2025,21:51 WIB
Penanganan Illegal Fishing, Polres OI Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Perairan
Selasa 22-04-2025,21:47 WIB
Hadiri PESTA SMANTI, Walikota Prabumulih Nyatakan Dukungan dan Apresiasi
Selasa 22-04-2025,20:01 WIB