Pemilik Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir yang Terbakar Warga Sipil Dikabarkan Akan Menyerahkan Diri

Selasa 27-09-2022,13:16 WIB
Reporter : Isro
Editor : Bambang

INDRALAYA, PALPOS.ID - Gudang sebagai tempat penampungan BBM ilegal kembali terbakar di Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Kebakaran gudang BBM ilegal itu terjadi Senin 26 September 2022, sekitar pukul 21.30 WIB, di Desa Tanjung Pering seberang Makam Pahlawan Kecamatan Indralaya Utara.

Atau terletak sekitar 100 meter dari Jalan Lintas Tengah Indralaya - Prabumulih KM 34, Kabupaten OI.

Dimana, lokasi kebakaran dikelilingi tembok pagar beton dan berada tidak jauh dari rumah pemukiman warga.

BACA JUGA:Gudang BBM Ilegal Kembali Terbakar, Begini Kata Polisi

Terlihat dilokasi, Selasa 27 September 2022 terdapat tiga unit tangki besar dengan api yang masih menyala.

Satu unit mobil yang ditutupi seng serta aliran minyak berwarna hitam di sekitar lokasi kejadian.

Ketika dkonfirmasi, pihak kepolisan mengatakan telah mengetahui identitas pemilik gudang minyak ilegal tersebut. Adapun pemiliknya bernama Yusuf, warga sipil.

"Identitas pemilik sudah kita dapatkan. Untuk pelaku pemilik gudang tersebut masih dalam pengejaran,” terang Kasat Reskrim Polres OI AKP Regan Kusuma Wardani, Selasa 27 September 2022.

BACA JUGA:Sempat Terdengar Ledakan Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Palembang Terbakar

‘’Pihak polisi terus mengejar pelaku. Ada informasi pemilik akan menyerahkan diri," terangnya lagi.

Lebih lanjut, terang Regan, kejadian tersebut sudah di laporkan ke Kapolres Ogan Ilir dilanjutkan ke Kapolda Sumsel.

"kita sudah laporkan kasus ini ke Polda Sumsel dan akan di tindak lanjuti. Kasus ini telah menjadi atensi Kapolda," terangnya.

Dia mengatakan saat ini pihaknya, belum dapat memastikan sudah berapa lama oprasi gudang BBM ilegal tersebut. Adapun kronologis kejadian detailnya sejauh ini masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA:Polrestabes Palembang Ringkus Pemilik Mobil Tangki BBM Saat Kebakaran

"Untuk berapa lama dan kronologis kejadian kita belum dapat simpulkan secara pasti karena kita masih menunggu keterangan dari pemilik gudang BBM tersebut," terangnya. (*)

Kategori :