LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID - Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) No.50 tahun 2022 tentang seragam sekolah menuai tanggapan beragam dari orang tua atau wali murid.
Karena ada seragam berbeda yang wajib diterapkan selain seragam nasional dan pramuka, yakni pakaian adat. Beberapa orang tua keberatan, karena menilai terlalu berlebihan dan ribet. Ada juga yang tidak ambil pusing asalkan pakaian adat itu dibagi secara gratis oleh pemerintah. "Untuk menumbuhkan rasa nasionalisme itu harusnya lebih diprioritaskan pada pembangunan dan pendidikan mental, bukan hanya sekedar simbol pakaian," ungkap Ahirul, warga Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, kepada Palpos.id, Rabu 12 Oktober 2022. BACA JUGA:Sekolah Diminta Tindak Tegas Siswa Yang Mengendarai Motor ke Sekolah Pakaian adat untuk moment-moment tertentu baik digunakan. Tetapi kalau seminggu sekali digunakan sebagai seragam sekolah kasihan sama anak-anaknya, terlalu ribet. "Apa lagi pakaian adat kita Sumatera Selatan banyak sekali perhiasan yang harus dipakai terutama pakaian adat perempuannya itu di kepala banyak perhiasan, apa tidak gerah dan berat," katanya. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan orang tua untuk membeli perlengkapan pakaian adat. "Itu butuh biaya lumayan dan mahal bagi orang yang kurang mampu," tuturnya. Sementara Jamil, warga Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, mendukung penggunaan seragam baru tersebut asalkan pengadaan pakaian adat itu dari Pemerintah. BACA JUGA:Sekolah Sempat Diliburkan Akibat Semburan Minyak di Keluang "Asal pakaian adatnya dibagi gratis, selaku orang tua senang-senang saja, tetapi kalau beli sendiri tentunya keberatan," tutur Jamil. Sebab lanjutnya, harga pakaian adat itu terbilang tinggi. Itu akan memberatkan orang tua/wali siswa. "Apalagi kalau punya anak sekolah lebih dari satu atau dua orang," tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Dian Candra, mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu aturan baru tersebut. Selanjutnya perlu sosialisasi tentang aturan seragam tersebut. "Kita pelajari dulu isi aturannya untuk bisa menindaklanjutinya," ujarnya. BACA JUGA:Baru 195 Sekolah Menerapkan Kurikulum Merdeka Karena ada tahapan yang harus dilakukan untuk bisa menerapkan aturan yang berlaku. Kendati demikian dia tidak bisa menjelaskan secara rinci karena sedang dalam perjalanan di luar kota. (*)Pakaian Adat Jadi Seragam Sekolah Menuai Tanggapan Beragam
Kamis 13-10-2022,11:49 WIB
Reporter : Yati
Editor : Bambang
Tags : #warga lubuklinggau
#wali murid
#tanggapan beragam
#seragam sekolah
#peraturan mendikbudristek
#pakaian adat
#dinas pendidikan lubuklinggau
#dian candra
#ahirul
Kategori :
Terkait
Minggu 25-10-2026,21:09 WIB
Kemarau Panjang, Warga Lubuklinggau Andalkan Sungai Kelingi untuk Mandi dan Mencuci
Rabu 19-08-2026,12:04 WIB
HUT ke-81 RI, BRI Cabang Prabumulih Teguhkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, Makmur
Rabu 20-05-2026,12:26 WIB
Wujud Peduli Pendidikan, Kapolsek RKT Bantu Siswa Kurang Mampu Seragam dan Perlengkapan Sekolah
Kamis 22-01-2026,15:40 WIB
Pertanyakan Realisasi Dana RT, Warga Marga Rahayu Soroti Dugaan Pengalihan Anggaran
Selasa 16-09-2025,16:52 WIB
Kenalkan Kebhinekaan Sejak Dini, Bunda PAUD Dorong Pendidikan Anak Usia Dini
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,17:35 WIB
Kementerian Ekraf Sambut Baik Media Digital Masuk Industri Kreatif, AMSI Jadi Mitra Strategis
Kamis 29-10-2026,17:09 WIB
Dugaan Korupsi SMBR, Saksi Ahli Tegaskan Kebijakan Diskresi Pimpinan Tetap Harus Sesuai SOP Dan Aturan
Kamis 29-10-2026,10:41 WIB
Pastel Ayam Suwir, Camilan Gurih yang Semakin Diminati Masyarakat
Kamis 29-10-2026,10:34 WIB
Onde-Onde Isi Cokelat, Inovasi Camilan Tradisional yang Semakin Digemari Masyarakat
Kamis 29-10-2026,10:25 WIB
Kue Keciput, Camilan Tradisional yang Renyah dan Gurih, Tetap Digemari di Tengah Tren Kuliner Modern
Terkini
Jumat 30-10-2026,06:52 WIB
SMBR Mengajar Kenalkan Industri Semen Dan Beragam Profesi kepada Generasi Muda Di Sekolah
Kamis 29-10-2026,21:45 WIB
Ketika Kabut Asap Menuntut Keadilan Hak Asasi Manusia
Kamis 29-10-2026,21:37 WIB
PTBA Apresiasi HBAP Raih Dua Penghargaan di Asian Power Awards 2026
Kamis 29-10-2026,21:29 WIB
Wujud Hilirisasi Batu Bara untuk Pertanian, PTBA Bersama UGM Uji Coba Pupuk Kalium Humat di Sawahlunto
Kamis 29-10-2026,21:22 WIB