BATURAJA, PALPOS.ID - Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo menjelaskan bahwa secara umum pada tahun 2022 terjadi penurunan tindak pidana di OKU.
Hal itu sepanjang tahun 2022 jika di flash back perbandingan dengan tindak pidana di tahun 2021. “Jika dibandingkan dengan tahun 2022 angka tindak pidana di OKU menurun dimana pada tahun 2022 ini terjadi 228 kasus. Sementara di tahun 2021 kemarin kasusnya 239,” papar Kapolres, Minggu 01 Januari 2023. BACA JUGA:jelang Tahun Baru, 32 Personel Polres OKU Naik Pangkat BACA JUGA:Polres OKU Tetapkan Eks Kades Tanjung Sari Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Sementara terkait angka penyelesaian tindak pidana lanjut Kapolres, ada tren kenaikan. Dimana pada tahun 2022 Polres OKU berhasil menyelesaikan 231 kasus. Sementara pada tahun 2021 angkanya hanya 188 kasus. Dengan kata lain terjadi kenaikan penyelesaian kasus sebanyak 43 kasus. “Jika dipersentase di tahun 2022 ini sebesar 82,91 persen, berbanding naik jika dibandingkan dengan di tahun 2021 dimana angkanya 78,99 persen atau naik 2,92 persen,” kata AKBP Danu Agus Purnomo. Secara rinci dijelaskan Kapolres, ada 14 jenis tindak pidana yang terjadi di OKU dari 14 jenis tindak pidana itu, jenis pencurian dengan kekerasan menjadi yang paling banyak peningkatannya. BACA JUGA:Polres OKU Perketat Penjagaan di Pintu Masuk Pasca Bom di Mapolsek Astana Anyar... BACA JUGA:Jual Kosmetik Berbahaya dan Ilegal, Tiga Pelaku Diciduk Satreskrim Polres OKUT “Untuk kasus pembunuhan ada 3 kasus ditahun 2022 sementara ditahun 2021 ada 4 kasus. Untuk pencurian dengan pemberatan (Curat) turun dari 87 kasus menjadi 79 kasus ditahun 2022 ini. Sedangkan untuk kasus penganiayaan berat persentasenya tetap dimana di tahun 2021 lalu ada 32 kasus dan di tahun 2022 angkanya sama yakni 32 kasus,” rinci Kapolres. Namun, lanjutnya untuk kasus pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi kenaikan yang sangat signifikan dimana pada tahun 2022 hanya terjadi 2 kasus sementara di tahun 2022 terjadi 17 kasus. BACA JUGA:Kasus Gagal Menikah Viral Kurang Mahar Rp700 Ribu, Mempelai Wanita Angkat Bicara BACA JUGA:Pasca Viral Urung Menikah Karena Kurang Rp700 Ribu, Rumah Mempelai Wanita Sepi Tak Berpenghuni Begitu juga dengan tindak pidana pencurian sepeda motor di tahun 2022 terjadi kenaikan dari sebelumnya terjadi 2 kasus, sementara ditahun 2022 terjadi 7 kasus. “Kemudian, kasus penipuan turun dari 19 kasus di tahun 2021 menjadi 3 kasus ditahun 2022. Lalu tindak pidana pencurian biasa tahun ini terjadi 20 kasus, angka ini turun jika dibandingkan dengan ditahun 2021 dimana terjadi 33 kasus,” lanjutnya. Selain itu, kata Kapolres kemudian untuk kasus penggelapan di tahun 2022 ini terjadi 19 kasus. BACA JUGA:Kasus Menantu dan Mertua Selingkuh, Ini Diduga Wajah Asli Ibu Norma Risma Tanpa Make Up BACA JUGA:Norma Risma Sudah Pergoki Ibunya Chatting Suaminya Sejak Pacaran Angka ini juga naik jika dibandingkan dengan kasus serupa di tahun 2021 dimana terjadi 15 kasus. Kasus naik lainnya adalah tindak pidana pengeroyokan dimana ditahun 2022 terjadi 11 kasus dan ditahun 2021 hanya 7 kasus. “Ada juga kasus yang naik cukup banyak yakni kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dimana ditahun 2021 lalu terjadi 3 kasus dan ditahun 2022 ini terjadi 6 kasus. Kemudian untuk kasus pemerasan juga naik 1 kasus dimana ditahun 2021 hanya 1 kasus dan saat ini menjadi 2 kasus,” beber Kapolres. BACA JUGA:Ibu Norma Risma Ternyata Sering Minta ‘Jatah’ ke Menantunya, Bahkan Saat Bulan Puasa BACA JUGA:Kepergok Selingkuh dengan Mertua, Mantan Suami Norma Risma :Rozy Zay Hakiki, Mengaku Khilaf Untuk kasus pencabulan, dikatakan Kapolres lagi juga naik dari 9 kasus menjadi 13 kasus. Dan kepemilikan senjata api turun dari 5 kasus pada tahun 2021 menjadi 3 kasus ditahun 2022. “Terjadinya peningkatan beberapa kasus ini terjadi Sejak berganti zona atau level covid 19. Hal ini tentu dibarengi dengan meningkatnya aktifitas masyarakat sehingga meningkat pula kejahatan di OKU,” pungkasnya. (*)Tindak Pidana di OKU Mengalami Penurunan, Ini Kata Kapolres OKU
Minggu 01-01-2023,16:14 WIB
Reporter : Eco
Editor : Bambang
Kategori :
Terkait
Rabu 29-04-2026,13:34 WIB
Cekcok di Kebun, Pria di OKU Dianiaya dengan Parang secara Brutal
Rabu 29-04-2026,13:17 WIB
Tiga Tahanan Narkoba Kabur Masih Belum Tertangkap, Kejari OKU Evaluasi Sistem Pengawalan Sidang
Rabu 29-04-2026,13:14 WIB
Tiga Hari Hilang, Petani di OKU Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sungai
Selasa 28-04-2026,14:46 WIB
OKU Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik yang Adaptif dan Akuntabel
Senin 27-04-2026,16:16 WIB
Membawa Sabu dan Ganja Sekaligus, Pengedar di Baturaja Timur OKU Dibekuk
Terpopuler
Rabu 29-04-2026,11:13 WIB
Lawas Tapi Buas! Pajero Junior ZR-II, Rival Tersembunyi Suzuki Jimny
Rabu 29-04-2026,10:59 WIB
Leapmotor Lava 5 Ultra Siap Masuk Indonesia: Hatchback Listrik Sporty dengan Tenaga “Buas”
Rabu 29-04-2026,17:29 WIB
Bansos 2026: BPNT Tahap 2 Mulai Cair, KPM Diminta Cek Rekening atau Datangi Kantor Pos Terdekat
Rabu 29-04-2026,11:58 WIB
Kasus Korupsi KUR BSB Martapura OKU Timur, 2 Mantan Pimpinan Cabang Jadi Tersangka
Rabu 29-04-2026,10:50 WIB
Lepas E4 Bocor! SUV Listrik 4,4 Meter Siap Lawan Rival di Harga Rp 300 Jutaan
Terkini
Rabu 29-04-2026,20:45 WIB
Cik Ujang Calon Tunggal, Musda V Demokrat Sumsel Siap Digelar Aklamasi
Rabu 29-04-2026,20:40 WIB
Sekda Edward Candra Dorong Jambore Satlinmas Jadi Momentum Kebangkitan Linmas
Rabu 29-04-2026,20:37 WIB
Anev Kinerja B04 Kemenkum, Kanwil Sumsel Tindaklanjuti Arahan dan Tingkatkan Kinerja
Rabu 29-04-2026,20:34 WIB
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Diskusi Penguatan Persahabatan China–Indonesia di Jakarta
Rabu 29-04-2026,20:30 WIB