Perumda Tirta Musi Palembang Bangun IPA Gandus

Rabu 21-12-2022,15:03 WIB
Reporter : Erika
Editor : Diansyah

PALEMBANG, PALPOS. ID- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi akan membangun IPA Gandus Tahap 1 dengan kapasitas 500 liter/detik.  Sehingga, pelayanan air bersih ke masyarakat bisa lebih menjangkau lebih luas lagi.

Untuk peningkatan pelayanan ini, Perumda Tirta Musi melakukan pinjaman ke Bank Sumsel Babel senilai Rp 123 miliar. 

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Musi atau PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya menerangkan, pinjaman ini digunakan untuk meningkatkan pelayanan air bersih ke pelanggan.

BACA JUGA:Perumda Tirta Musi Perbaiki Pipa Bocor di Jl Sultan Mahmud Badaruddin

Jika pembangunan IPA Gandus selesai, lanjut dia, maka persoalan distribusi air minum yang dikelola Perumda Tirta Musi ini, kawasan Palembang Bagian Barat selesai 100 persen untuk saat ini.

Andi menjelaskan, saat ini pelayanan air minum ini  dibagi tiga wilayah. Pertama,  Palembang Seberang Ulu, kedua Palembang Sebelah Barat dan Palembang Timur.

“Untuk Palembang Ulu dan Barat itu sudah selesai. Sekarang tinggal pembangunan Palembang Timur meliputi Ilir Timur II, Lemabang, Sako dll sebesar 250 liter per detik,” jelas dia.

BACA JUGA:Pelanggan Perumda Tirta Musi Dilarang Jual Air

Untuk pembangunan Palembang Timur ini, Perumda Tirta Musi, akan melibatkan pihak ketiga.

"Untuk palembang timur ini,  kita gandeng pihak ketiga dan tidak akan pinjam lagi ke Bank Sumsel Babel, karena cashflow kita tidak memungkinkan lagi untuk melakukan pinjaman," terangnya.

Untuk pembangunan IPA Palembang Timur nanti, Perumda Tirta Musi membutuhkan anggaran sebesar Rp160 miliar.

"Kita akan kerjasama dengan pihak ketiga, mereka yang bangun, kita yang beli airnya," ulasnya.

BACA JUGA:Perumda Tirta Musi Imbau Pelanggan Jaga Kebersihan Meteran

Sementara, Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin menerangkan, pinjaman yang diberikan kali ini, adalah pinjaman kedua.

“Pinjaman pertama untuk IPA Seberang Ulu dan proyeknya selesai 100 persen, dana yang terpakai adalah Rp 82 Miliar. Dari proyek pertama ini kami percaya jika penggunaannya dioptimalkan dan sesuai dengan kebutuhan," sampainya.

Tags :
Kategori :

Terkait