Innalilahi, Panitia Qurban Mendadak Meninggal Dunia Ini Penyebabnya

Kamis 29-06-2023,19:03 WIB
Reporter : Yati
Editor : Romi

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID.-Inalillahi wainnailaihi rojiun. Kabar duka datang dari panitia kurban Idul Adha 1444 H RT 01 Kelurahan Marga Mulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satu dari panitia yakni Gunadi (51), mendadak meninggal dunia saat proses pemotongan  hewan qurban (Sapi), Kamis 29 Juni 2023, sekitar pukul  09.45 WIB.  

Berdasarkan Informasi yang dihimpun menyebutkan kejadian berawal ketika panitia qurban berkumpul untuk bergotong royong melakukan penyembelihan 3 ekor hewan qurban dari hasil arisan warga setempat.

BACA JUGA:Syarat Hewan Qurban, Ini Kata Ketua MUI Lubuklinggau

Dalam proses penyembelihan itu, Gunadi, sempat terlibat dan membantu secara langsung penyembelihan atau pemotongan hewan qurban pertama.

Setelah hewan qurban pertama, Gunadi, yang merasa tidak enak badan pamit pulang dengan panitia yang lain. Setiba di rumahnya Gunadi meminta  kerok/pijit kepada istrinya.

Diduga sudah merasa enakan, Gunadi kembali lagi bergabung dengan teman-temannya untuk melanjutkan tugasnya sebagai panitia qurban.

BACA JUGA:Dari 469 Daftar Bacaleg di Lubuklinggau Hanya 67 yang Memenuhi Syarat Administrasi

Saat pemotongan sapi ketiga, Gunadi, kembali ikut membantu proses penyembelihan. Gunadi sempat memutari pohon tempat lokasi sapi disembelih.

Saat Gunadi mengikat sapi yang akan disembelih menggunakan tali tambang, tiba-tiba terjatuh dan pingsan. Panita qurban lainnya langsung mengevakuasi Gunnadi ke rumah warga terdekat.

Kemudian warga membawa Gunadi ke rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuklinggau. Setiba di RSUD Gunadi dinyatakan pihak RSUD sudah meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA:Pemilu 2024 Tetap Proporsional Terbuka, Begini Tanggapan Legislatif di Lubuklinggau...

Sementara itu salah seorang warga Toni menyebutkan, bahwa Gunadi diduga kena serangan angin duduk atau jantung. Karena malam hari sebelum proses penyembelihan hewan qurban, almarhum sempat begadang.

Namun pagi harinya Gunadi memaksakan diri ikut membantu menyembelih hewan qurban.

"Setelah ikut membantu sapi qurban pertama, dia sempt pulang dikerok istrinya. Istrinya sempat bilang kalau sakit istirahat, tapi dia tetap ingin membantu panitia lainnya," ungkap Toni.

Saat ini, jenazah Gunadi, telah dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Marga Mulya. "Ba'da Zuhur tadi almarhum langsung dikebumikan," pungkasnya.*

Kategori :