Hal ini menjadi sebuah fenomena menarik dalam dinamika politik dan pemerintahan daerah di Indonesia.
Tiga kaki yang dimaksud adalah keterlibatan Kabupaten Empat Lawang dalam calon Provinsi Musi Raya, Provinsi Sumselbar, dan Provinsi Palapa Selatan.
Peran ganda ini menunjukkan kompleksitas dan tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Empat Lawang dalam menyongsong perubahan besar dalam administrasi pemerintahan.
BACA JUGA:Kabupaten Muratara di Sumatera Selatan Dihadapkan Dilema Pemilihan Provinsi Musi Raya atau Sumselbar
Kabupaten Empat Lawang Mendukung Pemekaran Provinsi Sumselbar
Meskipun terlibat dalam peran ganda yang kompleks, Kabupaten Empat Lawang memberikan dukungan penuh terhadap wacana pemekaran Provinsi Sumatera Selatan Barat.
Dukungan ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri, dalam pernyataannya kepada wartawan pada Senin, 8 Mei 2023.
Menurut Fauzan Khoiri, sebagai warga negara yang berdomisili di Kabupaten Empat Lawang dan berprofesi sebagai ASN, dukungan terhadap pemekaran Provinsi Sumselbar adalah suatu keharusan.
Ia percaya bahwa pemekaran ini akan membawa perubahan positif, terutama dalam hal pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
BACA JUGA:Kota Pagaralam di Sumatera Selatan Menghadapi Pilihan Sulit: Sumselbar atau Palapa Selatan?
BACA JUGA:Kabupaten Musi Rawas Bersiap Menentukan Nasibnya di Tengah Wacana Otonomi Baru di Sumatera Selatan
Harapan dan Alasan Dukungan Kabupaten Empat Lawang
Fauzan Khoiri juga menyampaikan harapan dan alasan dukungan dari Kabupaten Empat Lawang terhadap pemekaran Provinsi Sumselbar.
Menurutnya, pendekatan ini akan membuat pemerintahan lebih dekat dengan sentra pembagian kekuasaan dan ekonomi.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam dan penempatan sumber daya manusia.