Selain itu, Presiden Abdurrahman Wahid juga sempat menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, namun jabatan tersebut hanya diembannya selama satu bulan karena alasan yang sama.
Jabatan Wakil Presiden
Puncak karir politik Hamzah Haz adalah ketika ia terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Tolak 300 Usulan Pemekaran Wilayah dan Pembentukan Daerah Otonomi Baru
BACA JUGA:Soal Wacana Pemilihan Presiden Dikembalikan lagi ke MPR RI, Begini Tanggapan Pengamat
Ia terpilih melalui pemungutan suara yang memenangkan dirinya dibandingkan dengan kandidat lainnya seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Akbar Tandjung, dan Siswono Yudohusodo.
Hamzah Haz dan Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden menggantikan Abdurrahman Wahid yang dicopot oleh MPR. Masa jabatan mereka berlangsung dari tahun 2001 hingga 2004.
Kontroversi dan Pengaruh
Selama masa jabatannya sebagai Wakil Presiden, Hamzah Haz dikenal dengan sikap politiknya yang tegas dan kontroversial.
Ia seringkali menjadi sorotan media dan publik karena pernyataan-pernyataannya yang kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
BACA JUGA:Sosok Keluarga Cendana: Menelisik Kekayaan Anak-Anak Mantan Presiden Soeharto, Siapa Paling Tajir?
Namun, di balik kontroversi tersebut, Hamzah Haz juga diakui sebagai sosok yang berjuang keras untuk kesejahteraan rakyat dan pengentasan kemiskinan.
Kematian dan Reaksi Publik
Kabar kematian Hamzah Haz mengejutkan banyak pihak. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari politisi, tokoh agama, hingga masyarakat umum.
Banyak yang mengingat Hamzah Haz sebagai seorang pemimpin yang berdedikasi dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan bangsa.