Ia menambahkan bahwa Unsri berkomitmen untuk mendukung program-program Badan Karantina Indonesia, baik dalam bentuk penelitian, pendidikan, maupun pelatihan tenaga profesional.
BACA JUGA:Trik Karantina Sumsel dan OJK Sumsel-Babel Siapkan Eksportir Baru Tembus Pasar Internasional
Unsri juga akan menyediakan fasilitas pendidikan bagi pegawai Barantin yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), hingga Strata 3 (S3).
Implementasi Kerja Sama: Dari Magang hingga Riset Kolaboratif
Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, antara lain:
Koordinasi Program dan Kebijakan – Penyelarasan kebijakan antara Barantin dan Unsri dalam mendukung pengembangan ilmu karantina.
Penelitian dan Pengembangan – Melibatkan dosen dan mahasiswa dalam riset yang berfokus pada inovasi karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Peningkatan Kapasitas SDM – Mengadakan pelatihan, seminar, dan program magang bagi mahasiswa serta pegawai Barantin.
Pemanfaatan Sarana dan Prasarana – Menggunakan fasilitas laboratorium, rumah kaca, dan instalasi percobaan untuk mendukung kegiatan riset.
Pertukaran Data dan Informasi – Berbagi data ilmiah untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang karantina.
Pengabdian kepada Masyarakat – Implementasi hasil riset dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat, terutama petani dan peternak.
BACA JUGA:Surat Jalan dari Balai Karantina Sumsel Kini Gratis: Sertifikat Bisa Diurus Online dengan Mudah
BACA JUGA:Teh Asal Sumsel: Menembus Pasar Internasional dengan Standar Ketat dari Balai Karantina