Wilayah ini mencakup kawasan pesisir, hutan hujan tropis, perbukitan, dan sungai-sungai besar.
Potensi ekowisata berbasis konservasi sangat besar di sini, terlebih dengan adanya satwa endemik seperti anoa, burung maleo, dan berbagai jenis anggrek langka.
Pemerintah dan masyarakat adat lokal telah menyuarakan pentingnya pendekatan pembangunan berkelanjutan agar pemekaran tidak menghancurkan kelestarian alam.
Potensi Pesisir dan Perikanan yang Belum Tergarap Maksimal
Sebagai daerah pesisir, wilayah Tombotika Raya memiliki garis pantai yang panjang dan akses langsung ke Laut Maluku.
Potensi perikanan tangkap, budidaya laut, dan pengolahan hasil laut sangat besar di kawasan ini.
Jenis-jenis ikan bernilai ekonomi tinggi seperti:
Tuna
Cakalang
Kerapu
Lobster
Udang windu
Semuanya bisa ditemukan di perairan sekitar Balantak.
Sayangnya, keterbatasan infrastruktur pelabuhan perikanan dan belum adanya cold storage menjadi kendala utama.
Dengan status kabupaten baru, diharapkan akan muncul kebijakan khusus yang mendukung nelayan dan pembudidaya laut lokal.
Kawasan Balantak masih menghadapi berbagai hambatan dalam aksesibilitas. Jalan penghubung antarkecamatan belum seluruhnya beraspal mulus.
Fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah menengah, dan pusat administrasi masih terbatas.
Namun, ini menjadi peluang besar bagi pemerintah daerah dan pusat untuk merancang pembangunan terpadu di Tombotika Raya.
Apalagi dengan status DOB, daerah ini akan mendapatkan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) langsung dari pemerintah pusat.
Dengan pengembangan infrastruktur dasar yang tepat, Tombotika Raya bisa menjadi kawasan strategis ekonomi baru yang menopang pertumbuhan Provinsi Sulawesi Tengah.
Usulan pemekaran ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari DPRD Kabupaten Banggai, tokoh adat, akademisi, hingga pengusaha lokal.
Menurut Dr. Ahmad Labolo, akademisi dari Universitas Tadulako, pembentukan Kabupaten Tombotika Raya dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal dan mendorong pemerataan pembangunan.