Teknologi lateral seperti ERRA memungkinkan penetrasi area reservoir yang lebih luas sehingga meningkatkan laju alir fluida maupun gas dari formasi target.
Selain sektor minyak dan gas, teknologi ini juga berpotensi diaplikasikan pada pembangkit panas bumi (geothermal), Carbon Capture Storage (CCS), serta industri pertambangan.
Dengan demikian, penguasaan teknologi ini akan memperluas peran Pertamina Drilling tidak hanya di sektor hulu migas, tetapi juga pada bidang energi berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon. (*)