Caranya pun sangat sederhana—hanya menyalin dan membagikan alamat tersebut, mirip dengan membagikan alamat email kepada orang lain.
Blockchain: Buku Besar Publik yang Aman dan Transparan
Semua aktivitas transaksi Bitcoin tercatat dalam sebuah jaringan global yang dikenal dengan istilah blockchain.
Blockchain adalah buku besar publik yang berisi seluruh catatan transaksi Bitcoin dari waktu ke waktu.
Setiap transaksi yang telah dikonfirmasi akan masuk ke dalam sebuah “blok”, kemudian dirangkai menjadi rantai blok atau blockchain.
Keunikan blockchain terletak pada sifatnya yang terbuka, transparan, dan tidak dapat diubah.
Semua wallet Bitcoin menggunakan catatan transaksi publik ini untuk menghitung saldo yang masih tersimpan dan memastikan bahwa Bitcoin yang ditransaksikan benar-benar dimiliki oleh penggunanya.
Integritas dan keamanan blockchain dijaga menggunakan teknologi kriptografi tingkat tinggi, sehingga meminimalkan risiko manipulasi data dan pemalsuan transaksi.
Transaksi Bitcoin: Ditandatangani Dengan Kunci Pribadi
Ketika pengguna ingin mengirim Bitcoin ke alamat lain, wallet akan membuat sebuah transaksi digital yang berisi jumlah nilai dan alamat tujuan.
Untuk memastikan bahwa transaksi tersebut valid dan benar-benar berasal dari pemilik wallet, sistem menggunakan kunci pribadi (private key) atau seed.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Timur: Wacana Pembentukan 7 Kabupaten Baru Perlu Kajian Mendalam
Kunci pribadi ini adalah data rahasia yang hanya boleh diketahui pemilik wallet.