Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada Perwatusi Pusat, Perwatusi Sumsel, serta seluruh instruktur yang aktif memperluas program edukasi.
BACA JUGA:Sumsel Jadi Tuan Rumah Kongres IKKI, Herman Deru Dorong Health Tourism 2026.
BACA JUGA:Dari GSMP hingga Lonjakan Produksi Padi, Ini Alasan Herman Deru Dinobatkan People of The Year 2025.
Mereka dinilai telah berperan penting dalam mendorong gerakan gerak aktif di seluruh kabupaten/kota.
Untuk memperkuat dampak program, Gubernur meminta Perwatusi meningkatkan kapasitas instruktur dan memperluas jaringan hingga tingkat desa.
Ia ingin masyarakat memiliki akses mudah untuk mengikuti senam dan mendapatkan pendampingan mengenai kesehatan tulang.
Ketua Umum Perwatusi Pusat, Anita Hutagalung mengatakan bahwa Palembang dipilih sebagai pusat peringatan nasional karena dianggap mampu menjadi model gerakan sehat bagi provinsi lain. Ia berharap Sumsel menjadi daerah terdepan dalam pencegahan osteoporosis.
Selain senam, acara ini juga diisi dengan edukasi nutrisi dan gaya hidup sehat untuk menunjang kekuatan tulang.
Perwatusi Sumsel menegaskan komitmennya untuk memperbanyak instruktur hingga menjangkau komunitas terkecil.
Dengan dicanangkannya Gerakan Sumsel Peduli Osteoporosis, pemerintah berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga mereka dapat menjaga kesehatan tulang sejak dini dan menikmati hidup yang lebih aktif di masa mendatang.