3. Sumber protein
Protein sangat penting untuk pertumbuhan dan menambah berat badan. Beberapa sumber protein yang dianjurkan antara lain Jangkrik, Ulat hongkong atau ulat kendang, Telur rebus (putihnya saja, dalam porsi kecil), Dada ayam rebus tanpa bumbu.
4. Makanan khusus sugar glider
Saat ini sudah banyak pakan instan khusus sugar glider yang diformulasikan dengan nutrisi seimbang. Pakan ini bisa menjadi menu utama, sementara buah dan serangga sebagai pendamping.
Atur Jadwal Pemberian Makan
Sugar glider aktif di malam hari, sehingga pemberian makan sebaiknya dilakukan pada sore atau malam hari. Biasakan memberi makan pada jam yang sama agar pola makannya teratur.
Untuk membantu menambah berat badan, berikan porsi cukup, namun tetap terkontrol. Jangan memaksakan pakan berlebihan karena bisa menyebabkan obesitas atau gangguan pencernaan.
Air minum bersih harus selalu tersedia di dalam kandang. Gunakan botol minum khusus agar air tidak mudah tumpah atau kotor.
Suplemen dan Kalsium
Selain makanan utama, sugar glider juga membutuhkan tambahan kalsium dan vitamin. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan penyakit serius seperti hind leg paralysis (HLP) yang membuat kaki belakang lumpuh.
Gunakan suplemen kalsium khusus sugar glider atau taburkan bubuk kalsium pada makanan serangga secara berkala. Namun, pemberian suplemen harus sesuai dosis agar tidak berlebihan.
Jaga Kebersihan Kandang
Kandang yang kotor dapat menjadi sumber penyakit dan membuat sugar glider mudah sakit. Bersihkan kandang minimal dua kali seminggu, termasuk tempat makan, botol minum, dan sleeping pouch.
Kebersihan yang terjaga akan membuat sugar glider lebih nyaman, aktif, dan memiliki nafsu makan yang baik.
Perhatikan Kesehatan dan Aktivitas
Sugar glider yang sehat biasanya aktif, lincah, dan memiliki mata cerah. Jika sugar glider terlihat lesu, jarang bergerak, atau nafsu makannya menurun, segera periksa penyebabnya.