Pihaknya juga siap memberikan dukungan layanan perbankan, khususnya dalam hal digitalisasi transaksi.
BACA JUGA:Setahun Buron, DPO Curat di Prabumulih Akhirnya Ditangkap Tekab Prabu
“Kami juga memberikan dukungan layanan perbankan digital, salah satunya melalui penggunaan QRIS untuk mempermudah transaksi non-tunai,” jelasnya.
Selain itu, Bank Sumsel Babel juga membuka peluang pembiayaan bagi UMKM yang dinilai potensial melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Jika UMKM tersebut potensial dan usahanya dinilai layak secara pembiayaan, kami siap memberikan bantuan KUR. Tapi tentu dengan konteks biaya dan kelayakan usaha yang memang bisa dibiayai,” tegas Bayu.
Selain bantuan untuk UMKM di PTM, dalam kesempatan yang sama Bank Sumsel Babel juga menyerahkan satu set alat tenun dan peralatan batik cetak kepada TP PKK Kota Prabumulih.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya bagi ibu-ibu PKK yang bergerak di bidang kerajinan dan ekonomi kreatif.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, menyambut baik bantuan tersebut dan berharap peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas anggota PKK.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih H Arlan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel atas kepeduliannya terhadap pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat di Kota Prabumulih.
“Cak ucapkan terima kasih banyak kepada Bank Sumsel Babel yang sudah memberikan bantuan etalase dan meja saji kepada ibu-ibu UMKM di PTM,” ujar H Arlan.
Orang nomor satu di Kota Prabumulih ini menegaskan bahwa Pemkot Prabumulih terus berupaya menjadikan Pasar Tradisional Modern sebagai pusat aktivitas ekonomi dan kuliner masyarakat, sehingga keberadaan UMKM di PTM benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang luas.
Menurut H Arlan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan seperti Bank Sumsel Babel sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui penguatan UMKM.
“Dengan dukungan seperti ini, Cak optimistis UMKM di Prabumulih bisa naik kelas, lebih mandiri, dan mampu bersaing,” pungkasnya. (abu)