Memasuki babak kedua, Torino mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini belakang Roma tampil solid dan terorganisasi.
BACA JUGA:Hasil Real Madrid vs Levante: Tekuk Levante 2-0, Madrid Bangkit Pepet Barcelona.
BACA JUGA:Hasil Liverpool vs Burnley: Liverpool Kembali Gagal Menang, Burnley Tahan The Reds 1-1.
Evan Ndicka mencatatkan beberapa intersep penting, sementara koordinasi lini belakang membuat Torino kesulitan menembus kotak penalti.
Saat Torino mulai menemukan ritme, Roma justru menggandakan keunggulan. Pada menit ke-72, Paulo Dybala mencetak gol kedua Roma setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Umpan dari Denzel Rensch diselesaikan Dybala dengan sentuhan kaki luar yang akurat.
Gol ini terasa istimewa karena mengakhiri puasa gol Dybala di Serie A yang telah berlangsung hampir tiga bulan.
Selain mencetak gol, kapten tim tersebut juga berperan besar dalam mengatur tempo dan menjadi penghubung antar lini.
Roma Efisien, Torino Kehilangan Momentum
Roma nyaris menambah gol ketiga melalui peluang Malen dan debutan Robinio Vaz, namun Paleari masih mampu menjaga gawang Torino dari kebobolan lebih lanjut.
Di sisi lain, Torino hanya mampu mengancam lewat sepakan Che Adams dan Saul Coco yang belum menemui sasaran.
Kekalahan ini membuat Torino gagal mengulangi kemenangan atas Roma yang mereka raih di Coppa Italia beberapa hari sebelumnya.
Penyelesaian akhir menjadi catatan penting bagi tim tuan rumah untuk laga-laga berikutnya.
Modal Berharga Menuju Eropa
Kemenangan 2-0 ini menjadi modal ideal bagi AS Roma jelang menghadapi Stuttgart di ajang Liga Champions.
Efektivitas serangan, debut sukses Malen, gol Dybala, serta clean sheet menunjukkan bahwa Roma bukan sekadar tim empat besar, melainkan penantang serius di papan atas Serie A musim ini.