Gubernur Sumsel Dorong KDEKS Perluas Syiar Ekonomi Syariah ke Masyarakat.

Kamis 22-01-2026,11:41 WIB
Reporter : Enchep H
Editor : Dahlia

PALPOS.CO - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mendorong Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumatera Selatan (KDEKS Sumsel) untuk semakin masif dalam memasyarakatkan ekonomi dan keuangan syariah hingga ke lapisan paling bawah masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus KDEKS Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (21/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa KDEKS memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah.

Ia menilai, potensi ekonomi syariah di Sumsel sangat besar, namun belum sepenuhnya dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

BACA JUGA:Sadis! Pria Ini Habisi Istri di Kamar, Wajah Ditutup Sprei, Lalu Pura-pura Tak Tahu

BACA JUGA:Pendampingan Notaris, Perbarui Data Akun AHU Online di Kemenkum Sumsel PASTI Mudah

“Bagaimana masyarakat bisa tertarik dan memahami manfaat ekonomi syariah, itu tugas utama KDEKS. Maka seluruh elemen harus terlibat dan bergerak bersama,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak cukup hanya berhenti pada tataran konsep, regulasi, atau diskusi formal.

Ia meminta KDEKS Sumsel untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan, menyentuh masyarakat di desa-desa, pelaku UMKM, hingga komunitas ekonomi produktif.

Gubernur menekankan bahwa pendekatan langsung menjadi kunci utama agar ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai wacana, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam aspek pembiayaan, transaksi, dan pengelolaan usaha yang berkeadilan.

BACA JUGA:Tertib Administrasi Kenotariatan, Kanwil Kemenkum Sumsel Berikan Pendampingan Protokol Notaris

BACA JUGA:DPRD Palembang Siap Sahkan Perda Pemajuan Kesenian Tahun Ini

Herman Deru juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh lembaga perbankan syariah yang beroperasi di Sumatera Selatan.

Ia menyebut Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Sumsel Babel Syariah, serta perbankan syariah lainnya sebagai mitra strategis yang harus dilibatkan secara aktif dalam menggerakkan ekosistem ekonomi syariah.

“Keberadaan perbankan syariah sangat penting, tidak hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai agen edukasi dan pendampingan bagi masyarakat. Ini bukan hanya soal organisasi, tapi soal syiar,” tegasnya.

Kategori :