Serabi, Kuliner Tradisional yang Bertahan di Tengah Gempuran Makanan Modern

Rabu 28-01-2026,10:32 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

“Serabi itu fleksibel. Bisa tradisional, bisa modern. Tinggal bagaimana pelaku usaha menjaga kualitas rasa sekaligus mengikuti tren,” ujarnya.

Menurutnya, promosi melalui media sosial juga menjadi kunci agar serabi semakin dikenal luas, termasuk oleh wisatawan mancanegara.

Ke depan, serabi diharapkan tidak hanya bertahan sebagai jajanan tradisional, tetapi juga mampu naik kelas menjadi ikon kuliner daerah yang membanggakan.

Dengan perpaduan antara tradisi, inovasi, dan dukungan berbagai pihak, serabi berpotensi terus dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang.

Di tengah arus modernisasi yang kian deras, keberadaan serabi menjadi pengingat bahwa cita rasa lokal memiliki kekuatan untuk bertahan.

Serabi bukan sekadar kue, melainkan warisan budaya yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui satu gigitan sederhana namun bermakna.

Kategori :