OKI,PALPOS.CO - Sejumlah prioritas pembangunan didapatkan usai digelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Lempuing.
Kegiatan yang dihadiri oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut telah dilaksanakan pada, Senin, 26 Januari 2026.
Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda OKI, Muhammad Iqbal menerangkan, Musrenbang membahas terkait prioritas kecamatan untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
"Seperti pembangunan jalan lingkar kantor Camat Lempuing, pembangunan conblock halaman kantor Camat Lempuing, serta pembangunan jembatan gantung Desa Kota Pandan," ungkapnya, Jum'at, 30 Januari 2026.
BACA JUGA:Turun Langsung, Kasat Lantas Polres OKI Edukasikan Hal Ini kepada Tukang Ojek!
BACA JUGA:Optimalkan PAD, Bupati OKI Buka Ruang Kolaborasi dengan Akademisi
Lalu prioritas lainnya tambah dia, pembangunan jalan arah menuju sekolah, pembangunan jalan Desa Tebing Suluh, pembangunan gorong-gorong desa, pembuatan taman Desa Tugu Jaya, dan pengadaan tanah untuk kolam resapan/retensi.
"Juga dilakukan penajaman usulan prioritas tahun 2026 yang akan diakomodir sesuai dengan arah kebijakan dan kemampuan anggaran daerah," ujarnya.
Dikatakannya lagi, melalui musrenbang kecamatan, diharapkan perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih partisipatif, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
"Hal ini guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan merata di Kabupaten OKI,” tuturnya.
BACA JUGA:Melalui Kegiatan Ini, Sat Binmas Polres OKI Cegah Kenakalan Remaja
BACA JUGA:Putusan Hakim Bikin Tangis Keluarga Korban Pembunuhan di OKI Pecah, Jaksa Akan Banding!
Adapun turut hadir, Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari SP MSi yang diwakili oleh Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Muhammad Igbal ST MSi.
Turut hadir pula anggota DPRD OKI dapil V H Rustam dan Dr. Gede, serta Kapolsek dan Danramil setempat.
Kemudian, hadir pula Bagian Tata Pemerintahan Setda OKI, Kepala KUA Kecamatan Lempuing, pimpinan PT Wilmar/BCP Kebun Dabuk Rejo, pimpinan RS Tugu Jaya, pimpinan Puskesmas Tugu Mulyo, Cahya Maju, dan Bumi Arjo, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.*