Risiko Aquaplaning Saat Hujan
BACA JUGA:Bodi Gede, Mesin Hybrid! Yamaha Avenue 125 SMK Bikin Skutik 125 cc Naik Kelas
BACA JUGA:Lebih Aman & Pintar, BYD Seagull Facelift Bikin Atto 1 Terlihat Tertinggal
Bahaya ban gundul semakin meningkat ketika musim hujan. Ban yang sudah gundul tidak mampu membuang air dengan baik sehingga terjadi aquaplaning, yakni kondisi ketika ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena terlapisi air.
Saat aquaplaning terjadi, pengemudi akan kehilangan kendali atas kendaraan. Setir terasa ringan dan kendaraan sulit dikendalikan, meski pedal rem diinjak.
Kondisi ini sangat berbahaya, terutama jika terjadi di jalan tol atau jalan raya dengan kecepatan tinggi.
Jarak Pengereman Lebih Panjang
Ban gundul juga menyebabkan jarak pengereman menjadi lebih panjang.
Ketika pengemudi menginjak rem, ban yang tapaknya sudah aus tidak mampu menciptakan gesekan maksimal dengan aspal.
Akibatnya, kendaraan membutuhkan jarak lebih jauh untuk berhenti sepenuhnya. Dalam situasi darurat, selisih jarak pengereman ini bisa menjadi penentu antara selamat atau mengalami kecelakaan serius.
Ban Mudah Pecah dan Meledak
Selain risiko tergelincir, ban gundul juga lebih rentan mengalami pecah atau meledak, terutama saat digunakan dalam perjalanan jauh.
Ketebalan karet yang sudah menipis membuat ban tidak mampu menahan tekanan dan panas akibat gesekan dengan jalan.
Jika ban meledak saat kendaraan melaju kencang, pengemudi bisa kehilangan kendali dan berpotensi mengalami kecelakaan fatal. Kondisi ini semakin berbahaya jika terjadi di jalan tol atau jalur dengan lalu lintas padat.
Membahayakan Pengguna Jalan Lain
Penggunaan ban gundul tidak hanya membahayakan pengendara itu sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.