Harga Daging Sapi di OKU Masih Relatif Normal

Rabu 04-02-2026,15:56 WIB
Reporter : Eco
Editor : Dahlia

BATURAJA, PALPOS.CO - Hingga saat ini, harga daging sapi di Pasar Tradisional kota Baturaja masih relatif stabil atau belum mengalami kenaikan.

Harga daging sapi masih dijual berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp140 ribu/kg. Namun segera naik mendekati Puasa Ramadhan 1447 H.

"Kalau untuk saat ini harga daging sapi di kios  saya masih dijual diharga Rp130/kg sedang untuk tulang saya jual Rp90 Ribu/kg," ujar Nopri Gunawan pemilik kios daging  Sinar Kejayaan Abadi Pasar Baru, Rabu (4/2).

Dikatakannya, untuk harga daging di kios miliknya itu, memang sedikit lebih murah dibanding harga daging di kios lainnya. Namun untuk mutu dan kualitas daging sapi miliknya  adalah kualitas terbaik.  

BACA JUGA:Pelaku Curanmor di Rumah Dinas Manager PTPN di OKU Diringkus Polisi

BACA JUGA:Bupati dan Forkopimda OKU Hadiri Rakernas, Siap Dukung Program Kebijakan Nasional

"Untuk kualitas daging yang kita jual tidak diperlu diragukan lagi karena sebelum dipotong sapinya sudah diperiksa kesehatan dan tidak ada gejala penyakit  mulut dan kuku serta Lumpy Skin Disease," terang Nopri.

Mendekati puasa Ramadhan tahun ini, menurut Nopri, harga daging sapi biasanya akan mengalami kenaikan yang dipicu oleh harga sapi potong yang ikut naik karena banyaknya permintaan pasar.

"Biasalah naik sekitar 10 sampai 15 persen, tapi untuk pelanggan tetap tidak kita naikkan harganya, untuk masyarakat umum naik mengikuti harga pasar sapi," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten OKU  Lukmanul Hakim melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindagkop OKU Irfan Maradona  mengatakan, untuk menyikapi harga daging sapi yang diprediksi naik mendekati bulan puasa nanti, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah jitu, seperti dengan melakukan sidang di lokasi pasar dan  kegiatan sembako murah.

BACA JUGA:Fokus Peningkatan Jalan Poros dan Bangun Jembatan

BACA JUGA:Diduga Larikan Anak Dibawah Umur, Pria di OKU Dijebloskan Ke Penjara

"Tentunya dalam rangka menghadapi kenaikan harga tersebut,  kita sudah mengadakan rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) OKU dengan mengagendakan kegiatan Sembako (Pangan) Murah di bulan Februari ini, mungkin disekitar tanggal 6 dan 13 Februari, giat itu kita laksanakan," ujar Irfan.

Sebab, kata dia, selain mengantisipasi kenaikan harga daging, pihaknya juga akan melaksanakan sidak di lokasi pasar untuk mengendalikan harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan stok bahan pokok tersebut di pasar.

"Sehingga harga terkendali, sidak itu juga  bertujuan untuk meminimalisir oknum penimbun dan pemain harga sehingga kita dapat memberikan ketertiban, ketentraman dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten OKU ," pungkas Irfan. (len)

Kategori :