PALPOS.CO – Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda wisata religi terbesar di Indonesia.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ribuan jamaah dari berbagai daerah hingga luar negeri memadati makam para ulama dan aulia sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi spiritual.
Ziarah Kubro tahun 2026 digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari terakhir dan dihadiri oleh tokoh-tokoh ulama, habaib, serta jamaah lintas wilayah dan negara.
BACA JUGA:Dorong Pertumbuhan UMKM, Sekda Palembang Ingatkan Pengusaha Lingkungan
BACA JUGA:K3 Konstruksi Berisiko Tinggi, Kesehatan dan Higiene Pekerja Jadi Sorotan
Kehadiran peserta dari Malaysia, Singapura, Yaman, hingga Madinah menandai semakin kuatnya daya tarik internasional tradisi religius khas Palembang tersebut.
Sekretaris Panitia Ziarah Kubro, Habib Abubakar Rafik Bsa, menyebutkan bahwa jumlah jamaah yang hadir selama pelaksanaan mencapai sekitar 20 ribu orang.
Menurutnya, Ziarah Kubro bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus persiapan rohani menyambut Ramadan.
“Ziarah Kubro ini menjadi momentum untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, serta mengenang perjuangan para ulama yang telah menyebarkan Islam di Palembang,” ujarnya.
BACA JUGA:Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving
Selain bernilai spiritual, kegiatan ini juga dinilai memberikan dampak sosial dan budaya yang luas.
Berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, umaroh, keluarga kesultanan, hingga masyarakat umum, turut terlibat dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Salah satu ulama yang hadir, Habib Muhammad Rizieq Shihab, menilai Ziarah Kubro Palembang sebagai simbol persatuan umat.