Kerak Telor : Warisan Kuliner Betawi yang Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi

Rabu 11-02-2026,11:08 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Namun demikian, tantangan tetap ada. Perubahan gaya hidup dan meningkatnya harga bahan baku menjadi kendala bagi para pedagang. Harga telur bebek dan kelapa parut yang fluktuatif kerap memengaruhi keuntungan.

Selain itu, regenerasi penjual juga menjadi perhatian, mengingat tidak banyak anak muda yang ingin meneruskan usaha orang tua mereka sebagai pedagang kaki lima.

Meski menghadapi berbagai tantangan, semangat untuk menjaga warisan kuliner ini tetap menyala. Kerak telor bukan hanya tentang rasa gurih dan renyah, tetapi juga tentang cerita panjang sebuah kota dan identitas warganya.

Di setiap gigitan, tersimpan sejarah, tradisi, dan kebanggaan masyarakat Betawi.

Di tengah modernisasi Jakarta yang kian pesat dengan gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan megah, keberadaan kerak telor menjadi pengingat bahwa kota ini memiliki akar budaya yang kuat.

Selama masih ada bara api yang menyala di atas wajan dan tangan-tangan terampil yang setia memasaknya, kerak telor akan terus menjadi bagian dari denyut nadi ibu kota.

Kategori :