“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh kebaikan. Ada yang berbahagia menyambutnya, ada pula yang pesimis dalam menghadapinya,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat pula golongan manusia yang merugi karena tidak mengalami perubahan, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa puasa pada hakikatnya bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan pandangan, amarah, serta hawa nafsu.
“Waktu menjelang berbuka puasa adalah saat yang mustajab untuk berdoa. Saat berpuasa dianjurkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur,” terangnya.
Umi Kalsum juga mengingatkan bahwa pahala amalan sunnah di bulan Ramadhan dilipatgandakan seperti pahala amalan wajib.
Selain itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti sholat sunnah tarawih dan tadarus Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat spiritual masyarakat, khususnya keluarga besar TP PKK Sumsel, semakin meningkat dalam menyambut Ramadhan 1447 H dengan hati yang bersih dan penuh kesiapan.