Ayam Suwir Sambal Matah: Perpaduan Pedas Segar yang Menggugah Selera

Kamis 19-02-2026,10:17 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Salah satu alasan ayam suwir sambal matah digemari adalah cara pembuatannya yang relatif mudah.

BACA JUGA:Bola Susu Cemilan Favorit Anak, Praktis, Ekonomis dan Tahan Lama

BACA JUGA:Bakso Cuanki : Kuliner Legendaris Bandung yang Kian Digemari Lintas Generasi

Daging ayam biasanya direbus atau dikukus terlebih dahulu hingga matang dan empuk, kemudian disuwir-suwir halus.

Setelah itu, ayam diberi bumbu dasar seperti bawang putih, ketumbar, dan garam agar rasanya lebih gurih.

Sementara itu, sambal matah dibuat dari irisan bawang merah, cabai rawit, serai, daun jeruk, serta sedikit terasi (opsional).

Minyak kelapa atau minyak goreng dipanaskan hingga cukup panas lalu disiramkan ke campuran bahan tersebut.

Proses penyiraman minyak panas inilah yang mengeluarkan aroma khas sekaligus mematangkan bahan secara ringan tanpa menghilangkan kesegaran rasanya.

Ayam suwir kemudian dicampurkan dengan sambal matah atau disajikan terpisah agar tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.

Seiring meningkatnya popularitas, berbagai inovasi pun bermunculan. Kini ayam suwir sambal matah tidak hanya disajikan dengan nasi putih, tetapi juga dipadukan dengan nasi merah, nasi uduk, bahkan dijadikan isian roti dan tortilla.

Beberapa restoran di kawasan wisata seperti Kuta bahkan menghadirkan ayam suwir sambal matah sebagai topping pizza dan pasta, menciptakan perpaduan cita rasa lokal dan internasional.

Inovasi ini menunjukkan fleksibilitas sambal matah yang dapat dipadukan dengan berbagai jenis hidangan.

Selain itu, tren makanan sehat juga mendorong variasi ayam suwir sambal matah versi rendah kalori, seperti menggunakan dada ayam tanpa kulit dan mengurangi penggunaan minyak.

Hidangan ini dianggap cocok bagi mereka yang ingin menikmati makanan lezat tanpa rasa bersalah.

Meningkatnya permintaan ayam suwir sambal matah turut membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Banyak usaha katering rumahan dan gerai makanan daring yang menjadikan menu ini sebagai andalan.

Kategori :