Ia mengungkapkan, Sumsel selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat inflasi yang terjaga.
BACA JUGA:Safari Ramadan 1447 H Dimulai, Herman Deru Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Sinergi
Bahkan, Sumsel pernah meraih penghargaan nasional sebagai provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua agar prestasi tersebut dapat terus dipertahankan,” tegasnya.
Selain inflasi, Herman Deru juga menyoroti upaya penurunan angka kemiskinan. Menurutnya, stabilitas harga dan keterjangkauan kebutuhan pokok menjadi faktor penting dalam menekan angka kemiskinan.
“Pemprov Sumsel bersama Forkopimda dan BUMN bekerja bersama. Kemiskinan turun karena kebutuhan dan harga menjadi lebih terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, capaian penurunan kemiskinan di Sumsel telah menembus satu digit dan menjadi catatan penting dalam pembangunan daerah. Capaian tersebut, menurutnya, harus dijaga melalui sinergi lintas sektor.
“Ini sejarah karena sudah turun satu digit, dan tentu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” ujar Herman Deru.
Menjelang arus mudik Lebaran, Gubernur juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan.
Ia menjelaskan, curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan.
Pemprov Sumsel, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait perbaikan jalan nasional.
Langkah penanganan sementara, seperti penutupan lubang jalan, akan dilakukan hingga Lebaran guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.
“Kita kondisikan jalan menghadapi Lebaran karena lalu lintas akan meningkat. Jalan nasional sudah dikoordinasikan, dan lubang-lubang akan ditutup sementara hingga Lebaran,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta menjaga kekompakan Forkopimda dan mitra BUMN di Sumsel.