Ayam Pop, Kelezatan Sederhana dari Ranah Minang yang Mendunia

Rabu 25-02-2026,10:59 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Menurut sejumlah pelaku usaha rumah makan Padang, ayam pop mencerminkan filosofi kesederhanaan dalam budaya Minang.

BACA JUGA:Dimsum Kuah Creamy Jadi Tren Baru Kuliner, Perpaduan Lembut dan Gurih yang Bikin Nagih

BACA JUGA:Bihun Goreng : Kuliner Simpel yang Menjadi Favorit Selera Nusantara

Meskipun tidak seterkenal rendang yang kaya rempah dan berwarna gelap, ayam pop justru menonjolkan cita rasa alami bahan utama.

“Justru karena tampilannya sederhana, orang sering penasaran. Begitu dicoba, mereka kaget karena rasanya gurih dan berbeda,” ujar Rina, pemilik rumah makan Padang di kawasan Jakarta Selatan.

Ayam pop juga sering dipilih oleh pelanggan yang ingin menikmati hidangan Minang dengan rasa lebih ringan.

Kandungan minyaknya relatif lebih sedikit dibandingkan gulai atau rendang, sehingga dianggap lebih ramah bagi mereka yang mengurangi konsumsi makanan berlemak.

Kini, ayam pop tidak hanya bisa ditemukan di Padang, tetapi juga di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Makassar.

Banyak restoran Minang menjadikan ayam pop sebagai menu favorit, terutama saat jam makan siang.

Di beberapa tempat, inovasi pun mulai bermunculan. Ada yang menyajikan ayam pop dengan tambahan daun singkong tumbuk, ada pula yang memadukannya dengan sambal hijau.

Meski begitu, versi klasik dengan sambal merah dan kuah kuning tetap menjadi primadona.

Tak hanya di dalam negeri, restoran Indonesia di luar negeri pun mulai memperkenalkan ayam pop kepada masyarakat internasional.

Bersama rendang dan sate, ayam pop menjadi bagian dari promosi kuliner Nusantara di berbagai festival makanan.

Pengamat kuliner menilai ayam pop memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai ikon makanan tradisional Indonesia.

Dengan bahan yang relatif sederhana dan teknik memasak yang tidak terlalu rumit, hidangan ini dapat diproduksi secara konsisten dalam skala besar maupun kecil.

Selain itu, tren masyarakat yang mulai mencari makanan autentik dan tradisional menjadi peluang tersendiri.

Kategori :