Hanya Dengan QRIS BSB Mobile, Warga Bisa Belanja Takjil Cuma Bayar Rp1.447 Rupiah

Kamis 26-02-2026,13:48 WIB
Reporter : Septi
Editor : Dahlia

PALPOS.CO - Melalui program yang bertajuk “Ramadan Berkah, Promo Takjil Hanya 1447 H”, Bank Sumsel Babel menghadirkan promo spesial bayar takjil cuma Rp1.447 menggunakan QRIS BSB Mobile.

Kegiatan ini digelar dalam rangka Pasar Bedug Ramadan 1447 H hasil kolaborasi Bank Sumsel Babel Syariah bersama TP PKK Kecamatan Kemuning. 

Acara berlangsung di Halaman Kantor Lurah 20 Ilir D.II, Jalan Ampibi No. 25, sebelah Pasar Sekip, pada 25–27 Februari 2026 mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai.

Target kita 450 kuota setiap harinya. Jadi selama tiga hari ada 1.350 kuota yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Utara: Wacana Pembentukan Empat Kabupaten dan Kota dengan Kekayaan Hayati Melimpa

BACA JUGA:Bansos 2026: Ini 5 Syarat Wajib Penerima Bantuan Pemerintah, Jujur Kamu Termasuk atau Tidak?

Ini bentuk dukungan kami terhadap UMKM sekaligus berbagi berkah Ramadan,” ujar Edi Handoko, Pemimpin Divisi Unit Usaha Syariah Bank Sumsel Babel.

Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam pasar bedug tersebut.

Terdiri dari 20 UMKM binaan Kecamatan Kemuning dan 10 UMKM binaan Bank Sumsel Babel Syariah, para pelaku usaha menghadirkan beragam produk, mulai dari aneka takjil, makanan berat dan ringan, hingga produk kerajinan dan pernak-pernik khas Ramadan hasil kreativitas warga.

Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Palembang Dewi Sastrani dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kota Palembang yang telah memasuki hari ke-7 Ramadan.

BACA JUGA:Teh Turki Hingga Raham Menu Nusantara dan Mancanegara Penuhi Iftar di The Arista Hotel Palembang

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Kalimantan Tengah: Wacana Pembentukan Empat Provinsi Baru untuk Perkuat Identitas Lokal

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Pasar Bedug UMKM diharapkan mampu menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi bagi para pelaku usaha kecil serta meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Menurut Dewi, Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah secara spiritual, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan antarwarga.

Suasana Ramadan yang hangat dan sarat dengan semangat berbagi harus dimaknai sebagai energi positif dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berdaya.

Kategori :