PALPOS.CO - Camilan tradisional kembali menunjukkan eksistensinya di tengah gempuran makanan modern.
Salah satu yang kini semakin digemari adalah tahu walik ayam, olahan tahu goreng yang dibalik dan diisi adonan ayam berbumbu, lalu digoreng hingga renyah.
Perpaduan tekstur garing di luar dan lembut gurih di dalam membuat jajanan ini kian populer, terutama di kalangan anak muda dan pecinta kuliner jalanan.
Tahu walik sendiri berasal dari wilayah Jawa Timur. Kata “walik” dalam bahasa Jawa berarti “terbalik”.
BACA JUGA:Kue Yang Legendaris Dengan Rasa Yang Menggugah, Begini Cara Bikinya
BACA JUGA:Bubur Singkong Pandan Wangi: Lembut, Gurih, dan Bikin Nagih
Sesuai namanya, tahu yang sudah digoreng setengah matang dibalik bagian dalamnya ke luar, sehingga permukaan yang semula berada di dalam menjadi bagian luar.
Teknik sederhana ini menciptakan tekstur unik yang lebih kering dan renyah saat digoreng kembali.
Awalnya, tahu walik hanya diisi adonan tepung berbumbu. Namun seiring perkembangan selera pasar, para pelaku usaha mulai berinovasi dengan menambahkan isian ayam cincang yang dibumbui bawang putih, merica, dan daun bawang. Dari sinilah lahir tahu walik ayam yang kini menjadi primadona.
Menurut sejumlah pedagang kaki lima di Surabaya dan Malang, permintaan tahu walik ayam meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:Udang Kentang Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Camilan Gurih yang Bikin Nagih
BACA JUGA:Bukber Laksan Kuah Udang Satang Ce' Anie : Mewah dan Lezat
Selain rasanya yang gurih dan cocok di lidah masyarakat Indonesia, harganya pun relatif terjangkau.
Dalam satu porsi, pembeli biasanya mendapatkan lima hingga sepuluh potong tahu walik ayam dengan harga mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung ukuran dan lokasi penjualan.
Kelezatan tahu walik ayam terletak pada keseimbangan rasa. Bagian luar tahu yang renyah memberikan sensasi kriuk saat digigit, sementara bagian dalamnya yang berisi ayam terasa lembut dan juicy.