Pindang Tulang Sapi, Warisan Kuliner yang Kaya Rasa dan Nutrisi

Minggu 08-03-2026,08:10 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

PALPOS.CO - Kuliner nusantara tidak pernah kehabisan inovasi dan cita rasa unik yang memikat lidah.

Salah satu hidangan yang kini kembali populer adalah pindang tulang sapi, masakan tradisional yang kaya rempah dan sarat akan nilai gizi.

Makanan ini, meski sederhana dalam bahan, mampu menghadirkan sensasi rasa yang kompleks dan hangat, cocok untuk berbagai kesempatan.

Pindang tulang sapi merupakan hidangan yang berbahan dasar tulang sapi, biasanya dari bagian iga atau tulang belakang, yang direbus lama bersama bumbu-bumbu khas seperti bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, dan cabai.

BACA JUGA:Sup Telur, Hidangan Sederhana yang Hangatkan Tubuh dan Hati

BACA JUGA:Dimsum Isi Keju Semakin Digemari, Perpaduan Cita Rasa Asia dan Sentuhan Modern

Proses pemasakan yang panjang memungkinkan tulang dan sumsum sapi melepaskan sari pati dan kaldu alami, sehingga kuah menjadi kental, gurih, dan beraroma tajam.

Menurut beberapa ahli kuliner, rahasia kelezatan pindang tulang sapi terletak pada kesimbangan antara tulang dan bumbu.

“Kalau tulangnya sedikit atau bumbunya terlalu dominan, rasa tidak akan keluar maksimal,” ujar Chef Andika Prasetyo, pakar kuliner tradisional dari Jakarta.

“Selain itu, teknik perebusan juga penting. Direbus perlahan dengan api kecil selama beberapa jam, kuah akan kaya rasa dan tulangnya pun mudah lepas dari daging.”

BACA JUGA:Ikan Patin Goreng Balado Kian Digemari, Perpaduan Gurih dan Pedas yang Menggugah Selera

BACA JUGA:Kwetiau Goreng, Hidangan Sederhana yang Menjadi Favorit di Berbagai Kalangan

Tidak hanya rasanya yang menggugah selera, pindang tulang sapi juga menawarkan manfaat kesehatan yang tinggi.

Sum-sum tulang sapi kaya akan kalsium, kolagen, dan protein, yang bermanfaat untuk kesehatan tulang, sendi, dan kulit.

Selain itu, kaldu tulang dipercaya memiliki efek anti-inflamasi dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Kategori :