Waspada Copet, Hipnotis dan Curanmor, Polres Prabumulih Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu 08-03-2026,12:37 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Dahlia

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, aktivitas masyarakat di berbagai pusat perbelanjaan di Kota Prabumulih mulai mengalami peningkatan.

Pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern atau mall dipadati warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.

Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polres Prabumulih mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan yang kerap terjadi di tengah keramaian.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Bratanata SH, Minggu 8 Maret 2026.

BACA JUGA:PHR Zona 4 Salurkan 520 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Sumsel

BACA JUGA:Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Polres Prabumulih Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Menurut Bratanata, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri sering dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas, khususnya ketika berada di tempat-tempat ramai.

Pria yang pernah bertugas dalam pasukan perdamaian ini menjelaskan, terdapat beberapa jenis tindak kejahatan yang perlu diwaspadai masyarakat saat berbelanja menjelang Lebaran.

Di antaranya aksi pencopetan, hipnotis atau gendam, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

BACA JUGA:4 Komplotan Pembobol Garasi Rumah di Prabumulih Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti Sparepart Truk

BACA JUGA:Jelang Idul Fitri 1447 H, Wali Kota H Arlan Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di Prabumulih

“Menjelang Lebaran biasanya pusat perbelanjaan seperti pasar dan mall dipadati masyarakat.

Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencopetan maupun kejahatan lainnya,” ujar Bratanata.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah ketika berada di tempat ramai. Menurutnya, aksi pencopetan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, terutama di lokasi yang padat pengunjung.

Kategori :