PALPOS.CO - Industri kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu fenomena menarik datang dari merek lokal, Polytron, yang berhasil mencuri perhatian pasar melalui mobil listrik perdananya.
Meski terbilang sebagai pendatang baru di segmen otomotif roda empat, performa penjualan yang dicatatkan perusahaan ini menunjukkan hasil yang cukup kompetitif, bahkan mampu melampaui beberapa merek otomotif global.
BACA JUGA:Hijabers Serenity Ride, Astra Motor Sumsel Hadirkan Ngabuburit Seru bagi Komunitas Scoopy
BACA JUGA:Seres E5 Diam-Diam Dites di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid 7 Penumpang Ini Siap Tantang Rival
Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo memperlihatkan bahwa penetrasi pasar mobil listrik Polytron mengalami pertumbuhan positif sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa produk kendaraan listrik buatan dalam negeri semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Penjualan Mobil Listrik Polytron Tumbuh Positif
BACA JUGA:Defender 2026 Meluncur di Indonesia, SUV Petualang Mewah Harga Miliaran
BACA JUGA:Suzuki A100: Motor Legendaris Indonesia yang Pernah Jadi Andalan Instansi Pemerintahan
Berdasarkan laporan distribusi kendaraan dari Gaikindo, sepanjang tahun 2025 Polytron berhasil mencatatkan distribusi kendaraan atau wholesales sebanyak 455 unit mobil listrik.
Sementara itu, dari sisi penjualan ritel—yakni penjualan dari diler ke konsumen—jumlah kendaraan yang berhasil sampai ke tangan pembeli mencapai 353 unit.
Angka tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap mobil listrik produksi lokal semakin meningkat.
BACA JUGA:Motor Listrik Roda Tiga Selis Bromo, Solusi Kendaraan Hemat Energi untuk Mobilitas Harian
BACA JUGA:Yamaha NMAX 2026 Resmi Hadir, Skutik Premium dengan Fitur Canggih dan Harga Kompetitif