Terlebih lagi, pasar kendaraan listrik di Indonesia saat ini dipenuhi oleh berbagai pemain besar dari luar negeri, baik dari Jepang, Korea Selatan, maupun Tiongkok.
Memasuki awal tahun 2026, tren penjualan ini masih terus berlanjut.
Pada periode Januari 2026, data menunjukkan bahwa distribusi kendaraan mencapai 82 unit, sementara penjualan ritel tercatat sebanyak 12 unit.
Meski terlihat masih relatif kecil dibandingkan merek besar yang sudah lama bermain di industri otomotif, pencapaian ini cukup signifikan untuk ukuran produsen yang baru merilis mobil listrik pertamanya.
Posisi Penjualan Kalahkan Merek Global
Hal yang cukup mengejutkan adalah posisi Polytron dalam daftar mobil terlaris di Indonesia. Berdasarkan data penjualan nasional, merek ini berhasil menempati peringkat ke-25 dalam kategori wholesales.
Posisi tersebut bahkan membuat Polytron berada di atas beberapa merek otomotif global yang sudah lama dikenal, seperti Nissan dan Subaru.
Sementara itu, dalam kategori penjualan ritel, Polytron berhasil menempati peringkat ke-39. Dalam daftar ini, perusahaan juga mampu melampaui sejumlah merek otomotif premium seperti Volvo, Changan, hingga produsen asal Jerman Audi.
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa konsumen Indonesia mulai lebih terbuka terhadap kendaraan listrik, terutama yang menawarkan teknologi modern dengan harga yang lebih kompetitif.
Diproduksi Lokal di Purwakarta
Salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan Polytron adalah strategi produksi lokal.
Mobil listrik ini dirakit di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, total produksi kendaraan mencapai 531 unit. Sementara itu, pada Januari 2026 saja tercatat sebanyak 154 unit kendaraan telah dirakit.
Produksi lokal memberikan beberapa keuntungan strategis, seperti efisiensi biaya produksi, ketersediaan suku cadang yang lebih cepat, serta dukungan terhadap pengembangan industri otomotif nasional.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik berbasis produksi domestik.
Dimensi Besar dan Kabin Lapang