Gulai Kepala Ikan Tuna, Hidangan Nusantara yang Kaya Rasa dan Tradisi

Senin 16-03-2026,10:16 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Santan memberikan rasa gurih yang kuat sekaligus menghasilkan kuah yang kental dan berwarna kekuningan. Daun kunyit, daun jeruk, dan serai juga sering ditambahkan untuk memperkaya aroma masakan.

BACA JUGA:Gemblong Ubi Ungu, Camilan Tradisional yang Kembali Populer

BACA JUGA:Bola Ubi Ungu Isi Coklat Lumer, Tren Cemilan yang Menggoda Lidah

Menurut sejumlah pelaku usaha kuliner, gulai kepala ikan tuna memiliki penggemar tersendiri.

Banyak pelanggan yang sengaja datang ke rumah makan tertentu hanya untuk menikmati hidangan ini.

Salah satu alasan utamanya adalah ukuran kepala ikan tuna yang besar, sehingga dapat dinikmati oleh beberapa orang sekaligus.

Hal ini membuat gulai kepala ikan tuna sering dijadikan menu makan bersama keluarga atau teman.

Selain rasanya yang lezat, hidangan ini juga memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Ikan tuna dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang kaya akan protein, omega-3, serta berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan nutrisi tersebut dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Tidak hanya itu, beberapa bagian kepala ikan juga mengandung kolagen alami yang baik untuk kesehatan kulit dan sendi.

Karena itu, banyak orang yang menganggap gulai kepala ikan tuna sebagai hidangan yang tidak hanya enak, tetapi juga menyehatkan.

Di beberapa daerah di Indonesia, gulai kepala ikan tuna juga sering disajikan dalam acara tertentu, seperti pertemuan keluarga, acara adat, maupun perayaan kecil.

Kehadirannya di meja makan sering dianggap sebagai simbol kebersamaan karena ukuran porsinya yang besar dan biasanya dimakan secara bersama-sama.

Meski demikian, memasak gulai kepala ikan tuna membutuhkan keterampilan tersendiri. Jika tidak dimasak dengan benar, aroma amis dari ikan dapat mengganggu cita rasa hidangan.

Oleh karena itu, banyak koki tradisional menggunakan teknik khusus, seperti merendam ikan dengan air jeruk nipis atau asam jawa sebelum dimasak untuk mengurangi bau amis.

Selain teknik memasak, pemilihan bahan baku juga sangat menentukan kualitas gulai.

Kategori :