Yati diketahui merupakan seorang ibu tangguh yang membesarkan empat anaknya seorang diri setelah sang suami meninggal dunia.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia bekerja sebagai juru masak di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Prabumulih.
Kondisi tersebut membuat bantuan seperti ini sangat berarti baginya.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga lebih banyak anak-anak yatim dan dhuafa yang bisa merasakan kebahagiaan yang sama.
“Ya mudah-mudahan tahun depan bisa ada lagi dan Pertamina bisa bantu anak-anak lain seperti anak saya ini,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SEBARAN 5.0 Kota Prabumulih, David Retno Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam berbagi dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Menurutnya, esensi dari program SEBARAN bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan pengalaman berharga bagi anak-anak yatim dan dhuafa menjelang Lebaran.
“Semangatnya adalah berbagi baju Lebaran. Ketika kita memiliki cukup rezeki, kita ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim dan dhuafa agar mereka juga dapat merasakan kegembiraan menyambut hari raya,” ujar David.
Ia menambahkan, melalui program ini, PHR Zona 4 ingin memastikan bahwa anak-anak penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan secara pasif, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memilih sendiri kebutuhan mereka.
Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan rasa percaya diri serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak.
Program SEBARAN 5.0 juga menjadi salah satu wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Dengan melibatkan BAZMA Prabumulih, kegiatan ini diharapkan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar yang turut menyaksikan keceriaan anak-anak saat berbelanja.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sederhana, seperti memiliki pakaian baru saat Lebaran, masih menjadi hal yang sangat berarti bagi sebagian orang.