Mereka harus memutar melalui wilayah Desa Tanjung Gelam di Kabupaten Ogan Komering Ilir atau melewati kabupaten tetangga, yang tentu memakan waktu dan biaya lebih besar.
BACA JUGA:Diduga Pamer Miras di Klub Malam, Ketua DPRD Ogan Ilir Angkat Suara, Minta BK Segera Bertindak
BACA JUGA:Rumah Warga di Ogan Ilir Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atas kondisi tersebut, warga Desa Muara Kumbang dan sekitarnya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan tanggap untuk memperbaiki jembatan yang rusak.
Mereka menilai perbaikan infrastruktur tersebut sangat mendesak demi kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan, mengatakan bahwa pihaknya telah meninjau langsung lokasi kejadian.
“Ini sudah kita cek bersama staf PUPR, insyaallah akan segera kita perbaiki,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin (23/3/2026).
Saat ini, pemerintah setempat bersama warga berinisiatif membangun jembatan sementara menggunakan bahan seadanya seperti bambu dan material lainnya.
Jembatan darurat tersebut diharapkan dapat membantu akses warga, setidaknya untuk kendaraan bermotor roda dua, sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah.