Inflasi Maret 2026 Capai 3,48 Persen, Sekda Sumsel Hadiri Rakornas dan Evaluasi Program Perumahan

Selasa 07-04-2026,11:35 WIB
Reporter : Enchep H
Editor : Bambang

PALPOS.CO - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Sumsel Command Center pada Senin (6/4/2026).

Rakornas ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dengan arahan langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Dalam arahannya, Tito Karnavian memaparkan kondisi inflasi nasional terkini sebagai acuan bagi seluruh pemerintah daerah dalam mengambil langkah strategis pengendalian harga.

BACA JUGA:Sumsel Siap Sambut Menko Polkam! Rapat Dipimpin Sekda Bahas Karhutla hingga Program MBG.

BACA JUGA:Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Alang-Alang Lebar, Satu Pengedar Diringkus

Ia menyampaikan bahwa inflasi bulanan (month-to-month) pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,41 persen dibandingkan Februari 2026. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan yang cukup positif.

Namun demikian, inflasi tahunan (year-on-year) pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen dibandingkan Maret 2025.

Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga perlu menjadi perhatian serius seluruh daerah.

Pemerintah pusat juga mengingatkan agar pemerintah daerah mewaspadai sejumlah sektor utama penyumbang inflasi.

BACA JUGA:Sekolah Energi Berdikari Bentuk Agen Lingkungan di SMA 14 Palembang

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Dukung Penguatan Wastra Sumsel dalam Rakon PKK dan Rakerda Dekranasda 2026

Di antaranya adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor transportasi yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga.

Melalui Rakornas ini, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat langkah antisipatif, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Koordinasi yang intensif antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam menekan laju inflasi di berbagai wilayah.

Kategori :