Masih dikatakan Kadinkes, bahwa pembangunan kesehatan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah telah menetapkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) sebagai upaya strategis untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar hidup lebih sehat, produktif, dan mandiri.
BACA JUGA:Anggarkan Rp4,8 Miliar Untuk Program PKH Membara
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong PTBA Capai Target 100 Juta Ton Batu Bara
Dikatakan Eni, tuberkulosis (tbc) adalah salah satu dari 10 penyebab kematian di seluruh dunia.
Indonesia sendiri berada pada posisi kedua (ke-2) dengan jumlah penderita tbc terbanyak di dunia setelah India, diikuti China, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh dan Republik Demokratik Kongo secara berurutan.
Indonesia menempati urutan kedua di dunia untuk negara dengan beban kasus tuberkulosis (tbc) terbanyak di dunia dengan perkiraan 1.090.000 kasus baru dan kematian 125.000 per tahun.
Kemudian, lanjut Enim, jumlah estimasi kasus TB Kabupaten Muara Enim tahun 2025 sebanyak 2464 kasus yang ditemukan 1785 kasus (72%) yang diantaranya jumlah kasus anak sebanyak 441 kasus.
Pada tahun 2026 perkiraan jumlah kasus tbc sebanyak 2118 kasus, yang di temukan 314 kasus (14%) dengan jumlah kasus anak 60 kasus.
"Pengukuhan desa Harapan Jaya sebagai kampung germas (gerakan masyarakat hidup sehat) ini adalah langkah strategis.
Kesehatan bukan hanya tanggung jawab dokter atau puskesmas, tapi tanggung jawab kita semua," harapnya.
Sementara itu Kades Harapan Jaya, Trimo, sangat menyambut baik kegiatan ini. Dan mudah-mudahan kedepan desanya bisa menjadi role model Kampung GERMAS sehingga menjadikan masyarakat hidup lebih sehat dan teratur serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit Tuberkulosis.
Menurut salah satu pasien Kurmini (73) warga Desa Harapan Jaya bahwa dirinya sangat senang Dengan adanya kegiatan cek pengobatan gratis ini, sebab dirinya biasanya rutin setiap bulan melakukan pemeriksaan rutin ke RSUD dr HM Rabain.
"Saya setiap bulan rutin cek kesehatan sebab sudah menderita stroke ringan," ujarnya.(ozi)