PALPOS.CO - Dalam beberapa tahun terakhir, dimsum ayam semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Makanan khas Asia yang identik dengan sajian kecil dalam kukusan ini kini tidak lagi hanya ditemukan di restoran mewah, tetapi juga menjamur di berbagai lapak kaki lima hingga bisnis rumahan.
Rasanya yang gurih, teksturnya yang lembut, serta variasinya yang beragam membuat dimsum ayam menjadi pilihan favorit untuk berbagai kalangan.
Dimsum ayam umumnya dibuat dari campuran daging ayam cincang yang dipadukan dengan tepung, bumbu, dan bahan tambahan seperti udang atau sayuran.
BACA JUGA:Fish Roll, Inovasi Olahan Ikan yang Kian Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Jagung Cheese Tarik, Camilan Kekinian yang Viral di Kalangan Pecinta Kuliner Indonesia
Adonan tersebut kemudian dibungkus dengan kulit tipis dan dikukus hingga matang. Salah satu jenis yang paling dikenal adalah siomay ayam, yang sering disajikan dengan topping wortel parut di atasnya.
Menurut sejumlah pelaku usaha kuliner, lonjakan popularitas dimsum ayam tidak lepas dari tren makanan praktis dan terjangkau.
Selain itu, dimsum juga dianggap sebagai makanan yang fleksibel—bisa dijadikan camilan, lauk, hingga menu utama.
Hal ini membuat permintaan pasar terus meningkat, terutama di kota-kota besar.
BACA JUGA:Bakso & Sosis Bakar, Kuliner Jalanan yang Semakin Populer di Kalangan Masyarakat Indonesia
BACA JUGA:Scallop Panggang Semakin Populer di Dunia Kuliner Nusantara, Jadi Menu Favorit Baru Pecinta Seafood
Rina (32), seorang pelaku usaha dimsum rumahan di Bandung, mengaku mulai merintis usahanya sejak masa pandemi. Awalnya, ia hanya mencoba resep sederhana untuk konsumsi keluarga.
Namun, setelah mendapat respons positif dari teman dan tetangga, ia mulai menjual dimsum buatannya secara online. Kini, usahanya mampu menjual ratusan porsi setiap minggu.
“Modal awalnya tidak terlalu besar, bahan-bahannya juga mudah didapat. Yang penting kualitas rasa dan kebersihan dijaga,” ujarnya.